Aksi Gandrang Bulo Pukau Ribuan Warga Makassar

Ribuan Penonton memadati Festival Gandrang Bulo Briton
Ribuan Penonton memadati Festival Gandrang Bulo Briton

Makassar, 04 September 2016, Festival gandrang bulo Briton International English school (BIES) resmi digelar minggu (4/09/ 2016) di Monumen Mandala jl. Jenderal sudirman Kota Makassar. Festival ini membuat jalan jenderal sudirman dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan tarian gandrang bulo yang dibawakan oleh anak – anak sekolah dasar dari berbagai perwakilan SD se- kota makassar.

Gandrang bulo seolah menjadi magnet membuat ribuan orang ingin menyaksikannya, sangat tepat rasanya festival gandrang bulo dihadirkan kembali oleh Briton di tengah gempuran modernisasi, era globalisasi, serta masuknya budaya – budaya asing di tanah air .

Festival gandrang bulo Briton International English School (BIES) dibuka langsung oleh walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, dalam sambutannya walikota yang dikenal sebagai penggagas berbagai program inovasi kota makassar ini menyampaikan apresiasi dan kebangaannya atas digelarnya festival gandrang bulo ini , untuk mengangkat budaya khas sebagai kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat kota makassar. Danny menambahkan Budaya dan seni gandrang bulo harus ditanamkan, diajarkan kepada para generasi, agar tari gandrang bulo dimasa mendatang tetap dapat lestari.

Gandrang bulo sarat akan makna sehingga dukungan dari berbagai pihak atas penyelenggaraan festival terus mengalir hingga Hari pelaksanaan. Masyarakat tak henti – hentinya bertepuk tangan takkala menyaksikan murid murid Sekolah Dasar yang merupakan peserta membawakan tarian kolosal gandrang bulo. Tak hanya kemampuan para penari yang menyita perhatian , namun kostum adat yang digunakan juga menjadi pusat perhatian para penonton.

Kelucuan Para Peserta Festival Gandrang Bulo Briton
Kelucuan Para Peserta Festival Gandrang Bulo Briton

Terlebih para orang tua peserta yang mengantar anak- anak mereka mengikuti festival, mengaku sangat bersemangat dan memberi support penuh pada anak anak mereka untuk mengikuti festival gandrang bulo Briton. Bagi para orang tua peserta, membawa anak anak mereka untuk mengikuti festival bukan soal menang atau kalahnya namun soal percaya diri dan menampilkan hal yang terbaik, inilah salah bentuk dukungan yang diberikan orang tua kepada anaknya seperti yang disampaikan Fatmawati yang ikut menyaksikan penampilan anaknya diatas panggung.

Sementara itu Rahman yang juga orang tua peserta, berpendapat jika salah satu upaya yang dilakukan untuk menfilter masuknya budaya asing yang dapat mengikis sendi sendi kebudayaan lokal yang dimiliki masyarakat kota Makassar dan Sulawesei Selatan pada umumnya adalah dengan cara seperti yang digelar oleh Briton International English school (BIES) dengan gelaran Festival Gandrang Bulo. Bahkan Rahman berharap agar festival yang sama menjadi agenda rutin minimal satu kali dalam setahun, dan menyarankan agar tarian khas lainnya ikut di kompetisikan pada event dimasa mendatang.

Para peserta Festival Gandrang Bulo pun merasa sangat senang dapat menunjukkan bakat serta keterampilannya dalam memadu gerak dan gendang dalam tarian Gandrang Bulo, seperti halnya Ari dan Edy yang mengaku sangat menikmati setiap gerakan tari gandrang bulo terlebih berhadiah, dan meraka dengan wajah polos serta sumringah berujar “kapan lagi digelar lombanya karena mauka lagi ikut festival gandrang bulo” ini menunjukkan jika gelaran festival sudah mulai menghadirkan kecintaan dihati anak anak kita, sebagai generasi pelanjut dan pembawa perubahan dengan tidak melupakan budaya .

Asmawati Haris Manager Pemasaran Briton menyampaikan rasa terimakasihnya atas segala perhatian dari pihak pihak terkait khususnya pemerintah kota Makassar, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pendidikan, Sanggar Batara Gowa dan semua pihak yang telah turut membantu jalannya Festival Gandrang Bulo termasuk para orang peserta dan seluruh masyarakat yang mensupport terselanggaranya kegiatan ini .

Asma  menambahkan bahwa panitia menyiapakan hadiah dengan total Rp. 80 juta rupiah serta piala Walikota Makassar bagi para pemenang. Briton pun memeilih tim juri yang berkompeten dalam bidang seni tari Gandrang Bulo seperti dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi kreatif serta Sanggar Batara Gowa.

Asmawati mewakili Briton pun menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas terselanggaranya Festival tari Gandrang Bulo yang merupakan kesenian khas masyarakat kota makassar yang memiliki nilai budaya yang tinggi. Dia berharap melalui Festival yang telah digelar dapat memupuk kecintaan akan budaya kita yang diaktualisasikan dengan mempelajari dan menjunjung budaya sebagai warisan dari para leluhur yang tak ternilai harganya. (yd/r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *