Syahrini Ngaku Tidak Terima Sepeserpun dari Firts Travel

 Syahrini dan Hotman Paris (ist)

RAKYATBERSATU.COM.- Sidang kasus penipuan bisnis umrah Firts Travel terus berlanjut di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (2/4/2018) dengan menghadirkan penyanyi Syahrini sebagai saksi.

Ini adalah panggilan ketiga dari JPU untuk Syahrini sebagai saksi. Pada dua pemanggilan sebelumnya, tanggal 12 Maret dan 21 Maret 2018, Syahrini tidak hadir dengan alasan sedang syuting.

Dalam persidangan kali ini, Syahrini menyebut bahwa harga endorsemen yang ditetapkannya untuk sekali posting mencapai Rp 150 juta.

“Jika menghitung postingan di Instagram saya, satu postingan itu Rp150 juta. Kalau brand ambassador mencapai Rp1 miliar,” kata Syahrini menjelaskan soal biaya endorsement yang ia tetapkan.

Terkait bayaran yang diterima dari First Travel, artis Syahrini menegaskan tak pernah menerima duit sepeser pun dari First Travel. Dirinya hanya mendapat fasilitas umrah VVIP First Travel, itu pun dengan membayar sendiri tiket perjalanan.

Saat berangkat umrah pada tahun 2016, Syahrini mengaku membayar Rp167 juta. Biaya itu untuk keberangkatan 12 anggota keluarganya.

“Yang saya tahu, hal-hal yang saya lakukan ibadah umrah itu posting dua kali sehari. Saya tidak tahu tujuan untuk apa posting itu. Yang saya tahu, saya ingin ibadah khusyuk,” ujar Syahrini saat bersaksi.

Dalam persidangan ini, Syahrini meminta kepada hakim untuk tidak membela yang salah.

“Saya ada tambahan Pak, saya berharap dengan saya dijadikan saksi, segera Bapak hakim dan jaksa bisa menuntaskan nasib jemaah,” kata Syahrini.

Syahrini mengaku bersimpati dengan korban penipuan umrah yang jumlahnya puluhan ribu orang. “Kasihan Pak, jangan dibela-belain. Bapak harus bener, jangan bela yang salah, saya hanya jadi saksi saja. Tahun kemarin saya hanya bisa berangkatkan 20 orang, semoga saya bisa berangkatkan lagi,” sambung Syahrini.

Sebelum menjalani persidangan Syahrini datang sekitar pukul 09.30 WIB menggunakan mobil Bentley berpelat nomor B 666 ANE milik Hotman Paris. Selain Syahrini, JPU juga menghadirkan seorang pengelola aset bos First Travel yang tinggal di London, Inggris.

Kehadiran Syahrini bersama pengacaranya Hotman Paris Hutapea kali ini tampil sangat stylis berbalut tren athleisure berharga miliaran rupiah.

Usai menjalani persidangan Syahrini tidak memberi komentar meski dikepung sejumlah wartawan. Syahrini yang didampingi Hotman langsung memasuki mobil Alphard putih berpelat B 17 NCS.

Dalam kasus penipuan First Travel, ada 63.310 calon jemaah umrah yang tertipu permainan biro perjalanan umrah tersebut. Total kerugian mencapai Rp905,3 miliar.(int/rb)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of