Sikapi Keputusan Panwas, KPU Makassar Konsultasi ke KPU Pusat

RAKYATBERSATU.COM.- Pasangan calon Walikota Makassar Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) yang sebelumnya didiskualifikasi oleh PTTUN dan Mahkamah Agung (MA) kembali mendapatkan haknya untuk maju pada Pilwakot Makassar pada Juni 2018 mendatang setelah Panwaslu Makassar mengambulkan permohonannya pada Minggu (13/5/2018).

Menanggapi keputusan tersebut, Kuasa Hukum KPU Makassar Marhumah Majid menegaskan bahwa sudah tidak ada lagi upaya hukum lanjutan yang akan ditempuh untuk merespon keputusan Panwaslu tersebut.

“Saya kira upaya hukum lain tidak ada. Tidak ada lagi upaya hukum lain yang akan dilakukan KPU, karena memang sifatnya putusan ini mengikat,” kata Marhumah Majid saat ditemui media usai sidang pembacaan putusan di Kantor Panwaslu Makassar, Minggu siang (13/5/2018).

Meski demikian, Marhumah menegaskan bahwa tidak sertamerta KPU menjalankan keputusan Panwaslu tersebut. KPU akan berkonsultasi dengan jajaran di atasnya.

Disebutkan Marhumah, KPU akan segera melakukan konsultasi secara berjenjang. Mulai dari KPU provinsi dan KPU RI. Apalagi, saat ini KPU diperhadapkan dengan dua keputusan undang-undang yang sifatnya final dan mengikat.

“Akan dilakukan konsultasi secara berjenjang, mulai dari KPU provinsi sampai KPU RI, karena memang seperti itu prosedur pengambilan keputusan di KPU,” tambahnya.

Dibagian lain Marhumah mengatakan KPU belum menerima keputusan Panwas tersebut. Jika sudah diterima pasti dilakukan langkah berikutnya.

“Keputusannya sudah dibacakan kan kita tunggu dulu keputusan tertulisnya, supaya tidak salah dalam mengambil keputusan. Tentu kan pertimbangannya harus dilihat secara baik. Yang pasti bahwa keputusan Panwas tadi memang seakan-akan ini seperti peninjauan kembali, karena memang juga menyinggung tentang putusan MA,” tutupnya.(rbc/int)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of