Sosialisasi IKNB Syariah: OJK Kerjasama Unismuh Makassar

Rektor Unismuh Makassar, DR H Abdul Rahman Rahim,SE,MM didampingi Ketua Prodi Hukum Ekonomi Syariah Unismuh, Dr H Muhlis Mappangaja foto bersama dengan pihak pimpinan OJK.-nasrullah-

RAKYATBERSATU.COM.-Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) melakukan kerjasama dengan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar untuk kegiatan Sosialisasi Industri Keuangan Non Bank Syariah, di Aula Kedokteran Unismuh, Jumat 10 Agustus 2018.

Adapun tema sosialisasi  yang dihadiri puluhan dosen dan mahasiswa tersebut adalah “Peluang dan Tantangan Industri Keuangan Non Bank Syariah di Indonesia”.

Acara ini dibuka Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B, Bambang W.Budiawan, dihadiri Rektor Unismuh, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua, Dani Surya Sinaga, Kasubag Pengembangan dan Kelembagaan Penjaminan Syariah, Intan Herlina Oktaviani dan Ka.Prodi Hukum Ekonomi Syariah Unismuh, Dr H Muhlis Mappangaja.

Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM, mengatakan sosialisasi IKNB sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat mengenai  produk apa saja  yang  dikelola oleh IKNB Syariah.

Dikatakan, Unismuh Makassar ini sudah lama mendukung kegiatan perbankan syariah. Hal ini dapat dilihat dari dua program studi yang dikelola, yakni Prodi Hukum Ekonomi Syariah di Fakultas Agam Islam dan Prodi Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

 “Ini menunjukkan kalau Unismuh Makassar selama ini telah menaruh perhatian yang besar terhadap pengelolaan perbankan syariah,”papar Rektor Rahman Rahim.

Selain itu, sosialisasi ini adalah bagian dari penambahan pengetahuan bagi dosen dan mahasiswa  terkait dengan ilmu yang selama ini digelutinya. Dan ini sebenarnya tidak dibatasi oleh hanya kepada kedua prodi tersebut. Karena kebutuhan hidup ini tidak bisa lepas dengan masalah keuangan.

Rektor juga mengatakan, sekarang ini Unismuh telah bermitra dengan lima bank syariah, tiga bank sudah memiliki kantor kas di kampus sementara dua bank lainnya masih menggunakan mobil. Sekarang ini Unismuh juga telah mengelola jasa keuangan non bank di kampus.

Sementara Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2b, Bambang W.Budiawan, sebelum membuka sosialisasi ini terlebih dahulu mengucapkan terima kasih tentu kepada Unismuh Makassar, paanitia maupun pembicara atas terlaksananya acara ini.

Dikatakan Industri Keuangan Syariah terdiri atas tiga bagian dan  salah satunya adalah Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah. Dan yang masuk kedalam IKNB ini juga banyak jenisnya diantaranya adalah pembiayaan syariah, pegadaian syariah, asuransi syariah dan sebagainnya.

Dikatakan potensi pengembangan jasa perbankan syariah di Sulsel  sangat besar apalagi penduduknya mayoritas adalah muslim. Namun kalau dilihat dalam angka statistik  marketnya masih diangka 5 persen selebihnya masih di lembaga perbankan konvensional.

Salah satu masalahnya, sebut Bambang, adalah  literasi yang masih kurang atau pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah ini masih kurang dipahami dengan baik, sehingga masih perlu sosialisasi. Dikatakan produknya sudah baik, namun menjadi masalah juga adalah tipikal pelaku jasa keuangan yang lebih pada masalah halal dan haram.-nasrullah-

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of