Unismuh Ekspor Jagung, Sekjen Ditjen PKH Mendadak Kunjungi Pabrik

Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM bersama Sekjen Ditjen PKH Kementerian Pertanian RI, DR Ir Nasrullah di pabrik jagung Unismuh di Limbung, Gowa, Sabtu (12/5/2018). (foto nas)

RAKYATBERSATU.COM.- Universitas Muhammadiyah Makassar belum setahun mengelola kegiatan pemberdayaan petani jagung di Sulsel, sudah  berenca untuk mengekspor jagung ke luar negeri. Ada sejumlah negara tetangga yang di incar, termasuk Malaysia dan Philipina.

Kondisi  jagung yang ada di gudang  jagung milik Unismuh Makassar  di Doja, Limbung, Kecamatan Bontonompo, Gowa sudah dalam posisi siap kirim. Rencananya ekpor perdana  akan dihadiri oleh Menteri Pertanian, Amran Suleman dan Bupati Gowa,  Adnan Puricha.

Sekaitan dengan rencana ekspor perdana jagung Unismuh Makassar,  Sekretaris Jenderal Ditjen PKH  Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Nasrullah mendadak mengunjungi pabrik jagung Unismuh Makassar, Sabtu (12/5/2018).

Sekjen Ditjen PKH Kementerian Pertanian Dr Ir Nasrullah didampingi Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM dan penanggungjawab pemberdayaan petani jagung Dr Idham Halid dan Dr Agussalim.

Selama disana, mereka melihat stok jagung yang ada di pabrik. Nasrullah  menanyakan, jagung yang masuk ke pabrik setiap harinya itu telah mencapai 100-200 ton per hari. “Rata-rata kadar air jagung yang diterima dari petani agak lebih baik dari jagung yang masuk pada periode Januari – Maret,”ujar salah seorang pegawai di gudang.

Rektor Rahman Rahim, optimis produksi jagung Unismuh yang dikerjasamakan dengan Kementerian Pertanian RI akan semakin meningkat produksinya tahun-tahun mendatang.

 “Pak Menteri memberi jatah  20 ribu ha Unismuh Makassar untuk pengembangan jagung di Sulsel, tapi untuk saat ini Unismuh belum bisa mencapai target penanaman 20 ribu ha. Berharap diwaktu-waktu mendatang, perluasan area penanaman bisa lebih meningkat,”kunci Rahman. (nasrullah)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of