Ibu Hawaniyah, Penjual Ketupat Unyu-Unyu di Maccopa Maros

Laporan: Ulfa Amalia
Mahasiswa FKIP Universitas Muslim Maros (UMMA)

RAKYATBERSATU.COM.- “Kerja apa saja yang penting halal”. Begitulah kata ibu Hawaniyah, Seorang ibu yang rela berangkat dari pagi hingga malam demi berjualan ketupat buatannya sendiri.

Tak hanya ketupat, ibu dua orang anak ini juga menjual beberapa makanan lainnya seperti buras, gogos, kacang rebus, dan telur asin.

Selama 7 tahun berjualan di pinggir jalan, Kampung Maccopa, poros Jalan Maros-Makassar.

Ibu Hawaniyah tak pernah sedikit pun mengeluh, besar atau tidaknya keuntungan yang ia dapatkan setiap hari selalu disyukurinya. “Saya bekerja demi menghidupi kedua anak yang masih bersekolah dan juga membantu suami cari penghidupan karena suaminya hanya seorang petani”, ujarnya.

Modal yang digunakan setiap hari sebesar Rp.300.000,-. Jika pembeli ramai hasil yang didapatkan Hawaniyah melebihi dari modal yang dikeluarkan.

Tak selamanya ramai, kadang jualan ibu ini sepi. Pembeli biasanya ramai berdatangan di hari libur.

Dari berbagai makanan yang iya jual, salah satu yang paling diminati adalah ketupat. Pembeli biasa menyebutnya dengan sebutan “ketupat unyu-unyu” atau ketupat mungil.

Karena bentuknya yang imut dan terlihat lucu mungkin menjadi alasan mengapa orang-orang menyebutnya demikian.

“Saya tidak malu sama sekali jika harus berjualan seperti ini.Apapun pekerjaannya jika kita ikhlas Insyaallah akan selalu ada kemudahan, apalagi rejeki kita semua sudah diatur oleh yang maha kuasa,” tuturnya. (*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of