UMKM Sulsel Terkendala Akses Pasar

suasana pameran UMKM (fajar)
suasana pameran UMKM (fajar)

Sulsel memiliki 909.670 unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Potensi ekonominya tinggi, namun terkendala akses pasar. Ruang berusaha pelaku UMKM masih terbatas, sehingga sulit berkembang secara maksimal.

Kondisi inilah yang mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sulsel memfasilitasi pengusaha dengan menggelar pameran Smart Anging Mammiri, 7-10 November di Celebes Convention Center (CCC).

Kadis Koperasi dan UMKM Sulsel, AM Yamin mengatakan pameran ini untuk membuka jaringan bagi para pelaku UMKM. Event tersebut berfungsi mengatasi rendahnya akses pasar.

“Dari kegiatan ini informasi pasar atas produk-produk koperasi dan UMKM akan sangat terbuka,” sebutnya kemarin.

Acara yang menampilkan lebih dari 150 usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sejumlah koperasi ini dibuka secara langsung Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang.

“Koperasi dan UMKM adalah leading sector yang memiliki kontribusi signifikan, baik di level provinsi maupun nasional. Untuk itu, kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan dan didorong pelaksanaannya,” tutur Wagub dua periode ini.

Agus menambahkan bahwa UMKM dan koperasi menjadi satu sisi penyeimbang ekonomi daerah dan nasional. Sektor ini, lanjutnya, terbukti menjadi penyelamat pada saat krisis ekonomi 1997/1998. Bahkan, menurut dia, pertumbuhan Sulsel dalam lima tahun terakhir yang selalu berada di atas rerata nasional juga didukung perkembangan UMKM.

Upaya pemerintah, lanjut Agus dalam mengembangkan sektor UMKM dan koperasi adalah dengan peningkatan kualitas infrastruktur hingga ke pelosok daerah. Sehingga jaringan UMKM dan koperasi dapat lebih besar. (fajar)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of