Ali Akbar, Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Desanya

Kepala Desa Baji Pa’mai, H Ali Akbar (ketiga kiri depan) bersama Camat Cenrana Drs Muh. Ahmad Yani (kopiah) foto bersama warga di Pasar Tradisional Lacincing, Desa Baji Pa’mai. –nasrullah-

RAKYATBERSATU. – Kepala Desa Baji Pa’mai, Ali Akbar, S.Ag, MM  sejak dilantik menjadi kepala desa beberapa tahun yang lalu tidak henti-hentinya untuk melakukan inovasi. Tujuannya sangat jelas,  agar desa yang dipimpinnnya bisa lebih berkembang dan lebih maju, serta masyarakatnya mendapatkan derajat kesejahtraan yang lebih baik.

Kini  Ali Akbar sudah separuh waktu menjadi kepala desa di Desa Baji Pa’mai. Banyak masyarakat masih menginginkan agar Dia masih tetap bersedia lagi dipilih menjadi kepala desa untuk periode keduanya. Bahkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Maros sudah terang-terangan meminta kepada warga masyarakat Desa Baji Pa’mai untuk memilihnya kembali Ali Akbar menjadi kepada desa.

Anggota dewan dari PDIP ini cukup beralasan, karena sejak Ali Akbar menjadi kepala desa,  Desa Baji Pa’mai jauh lebih berkembang. Partisipasi masyarakat terutama pemudanya didalam setiap kegiatan pembangunan sangat tinggi ini karena kepemimpian Ali Akbar sangat direspon baik oleh masyarakat Desa Baji Pa’mai.

Selama menjadi kepala desa, Ali Akbar juga sangat konsent pada penguatan ekonomi kerakyatan. Hampir seluruh progamnya mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Tarulah pembangunan pasar tradisional Lacincing Madello. Dengan adanya pasar ini masyarakat  lebih mudah memasarkan hasil buminya, serta bisa menjual kue-kue tradisional semua ini bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Tidak hanya  itu,  tiga bukit yang selama ini tidak produktif di desanya, yaitu  Bukit Bulu Ma’dinra,  Mattiro Walie serta Bukit Kanari dulnya hanya bukit kosong yang tidak  produktif. Tetapi sekarang ini sudah dijadikan sebagai kawasan  objek wisata alam yang sangat menarik.

Seperti sekarang ini Bukit Ma’dinra dan Bukit Kanari, bukan lagi bukit  kosong, tetapi sudah menjadi kawasan objek wisata alam yang  setiap saat  banyak dikunjungi orang. Tidak hanya orang Maros, tetapi juga dari luar Maros, seperti Pangkep dan Ujungpandang dan daerah-daerah sekitar Maros.

Kegiatan pertanian juga sangat berkembang, seperti cabe, tomat, kacang-kacangan dan jagung  tumbuh subur. Khusus untuk tanaman jagung. Jagung puluk  desa Baji Pa’mai ini tidak ada duanya, sangat manis.  Jagung ini paling dicari-cari oleh kebanyak  orang, khususnya bagi warga  yang melewati desa ini.

Agar desa ini  memiliki kekhasan maka  Ali Akbarmembuat klaster-klaster potensi wilayah, seperti  pencanangan kampung sehat di Dusun Parrang,  kampung sakina, Islam dan PKK di Dusun Labbo, kampung pendidikan, perdagangan dan olahraga di Dusun Madello, kampung pertanian dan KB di Kampung  Padangngalla serta kampung wisata di Dusun  Lannipi.

Selain kegiatan ekonomi yang dikembangkan, kegiatan keagamaan juga sangat ditekankan, terutama membiasakan warganya melaksanakan  salat pardhu berjamaah di masji dan penguasaan baca Alquran bagi warganya di TPA. “Tidak hanya anak-anak tetapi juga manula. Baru-baru ini ada  puluhan manula yang di wisuda di TPA,”tandas Ali Akbar.(nasrullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *