Dinas PKH Sulsel Perkuat Keterampilan Pembuatan Pakan Ditingkat Peternak

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Ir H Abdul Azis, MM didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas PKH Sulsel, Ir Syaiful pada acara bimtek pembuatan pakan ternak angkatan ke 2 di Gahara Hotel, 3 – 5 Agustus 2017. –nasrullah–

RAKYATBERSATU- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Sulsel tahun ini sangat gencar melakukan  pertemuan bimbingan teknis (bimtek) pembuatan pakan ternak. Pesertanya adalah  petugas teknis dan anggota kelompok peternak utusan dari Dinas Peternakan Kabupaten dan Kota se Sulsel.

 Bimbingan teknis pembuatan pakan ternak yang dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai 3 – 5 Agustus di Gahara Hotel Makassar adalah pertemuan angkatan kedua. Diikuti  utusan dinas peternakan Kota Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Sidrap, Soppeng, Wajo, dan Enrekang  dengan keseluruhan peserta 60 orang.

Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  petugas teknis, peternak dan kelompok peternak dalam mengolah pakan dengan memanfaatkan  bahan pakan lokal dengan harga yang lebih murah dan tersedia sepanjang tahun.

Bimtek angkatan kedua ini dibuka Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Ir H Abdul Azis, MM didampingi  Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas PKH Sulsel, Ir Syaiful yang juga ketua panitia kegiatan dan dari seksi pakan Ir Taruni Artati.

Dikatakan Syaiful, menjadi narasumber dalam pertemuan bimbingan teknis pembuatan pakan ternak ini adalah  Kadis PKH Sulsel, Ir H Abdul Azis, MM, pakar pakan dari Unhas, diantaranya Prof Dr  Ir Jasmal A. Syamsu, M.Si, Dr Muhammad Yusuf, S.Pt, Ph.D, Prof Dr Ir Sudirman Baso, M.Sc dan Dr Ir Hikmah M. Ali, S.Pt, M.Si.

Kepala Dinas PKH Sulsel Abdul Azis mengatakan,  bimtek pembuatan pakan bagi petugas teknis dan kelompok peternak ini sangat penting. Karena pakan merupakan sarana produksi yang sangat strategis.

Tidak saja karena ketercukupan dan mutunya yang  secara langsung berkorelasi dengan performance ternak,  tetapi juga karena biaya pakan merupakan komponen terbesar dalam usaha budidaya ternak, yakni kurang lebih 70 persen dari  total biaya produksi.

 Sehingga menurut Azis, efisiensi penggunaan pakan harus mendapatkan perhatian. “Inilah salah satu alasan mengapa pelatihan pembuatan pakan ternak dianggap penting untuk dilakukan,”kunci Azis.(nasrullah)    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *