Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Turun

Kabid Teknologi dan Sistem Informasi Bapenda Sulsel, H. Adhita Sandhya Dharma AP, M.Si, (kedua dari kiri) pada Sosialisasi Pajak Daerah di Hotel Celebes Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kamis (7/12/2017). Didampingi Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep Wahyuni Amir, S.Sos, Kanit Regident Polres Pangkep, IPDA Hendra Firdadi SH, dan wakil dari PT Jasa Raharja Pangkep.

RAKYATBERSATU, Pangkep – Kabar baik bagi pemilik kendaraan bermotor di Sulsel, saat memberlakukan Perda No 8 Tahun 2017 menggantikan Perda No 10 Tahun 2010. Salah satu poin dalam perda tersebut, adalah perubahan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor1 (BBN-KB1) dari 12,5 persen menjadi 10 persen untuk penyerahan pertama. Sedangkan untuk penyerahan kedua tarifnya tetap sebesar 1 persen.

Informasi penurunan tarif BBN-KB1 tersebut, terungkap saat Sosialisasi Pajak Daerah di Hotel Celebes Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kamis (7/12/2017), yang dibuka Kabid Teknologi dan Sistem Informasi ,H. Adhita Sandhya Dharma AP, M.Si, mewakili Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si.

Kegiatan tersebut diikuti aparat sipil negara dari Dinas Pariwisata Pangkep, Bapenda Pangkep, Badan Pengelola Keuangan Pangkep, RSUD Pangkep, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan diler kendaraan bermotor setempat.

Hadir pula Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep Wahyuni Amir, S.Sos, Kanit Regident Polres Pangkep IPDA Hendra Firdadi SH, dan wakil dari PT Jasa Raharja Pangkep.

Selain merevisi tarif BBN KB, dalam perda perubahan tersebut diatur juga tentang penurunan tarif progresif ditetapkan sebesar 1,5 persen untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama. Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua dikenakan tarif sebesar 2 persen. Kepemilikan ketiga dikenakan 2,25 persen. Kepemilikan keempat dikenakan 2,5 persen. Untuk kepemilikan kelima dan seterusnya dikenakan 2,75 persen.

Terungkap pula bahwa Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Pemerintah Kabupaten Pangkep hingga 31 Oktober 2017 sebesar Rp 40.479.202.631 yang berasal dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak rokok. Bapenda Sulsel mengestimasi Pemerintah Kabupaten Pangkep akan menerima DBH sebesar Rp 47.941.267.801 tahun 2018 mendatang.

Adhita Sandhya mengatakan, landasan hukum pemungutan pajak daerah adalah, Undang Undang No 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No 10 tahun 2012 tentang Pajak Daerah, dan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No 8 Tahun 2013 tentang Pajak Rokok.

Sosialisasi pajak daerah ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dengan mengacu kepada Peraturan Pemerintah Daerah No 55 tahun 2016. Menekankan aspek keadilan dalam pemungutan pajak dengan melakukan rasionalisasi atas tarif PKB yang secara simultan diharapkan dapat mengurangi tunggakan PKB.

Untuk kemudahan dan kenyamanan pelayanan kepada pelanggan pajak, kata Kemal Redindo, Bapenda Sulsel meluncurkan sejumlah layanan unggulan seperti pelayanan SAMSAT Standart ISO 9001: 2008 menuju ISO 9001-2015, pembayaran Pajak Kendaraan Menggunakan Mesin EDC / Kartu Debit, Samsat Link, Gerai Samsat, Samsat Drive Thru, Samsat Keliling.

Ada pula Samsat Deliverry, Samsat Care, Samsat Kedai, E-Samsat dengan BPD Sulselbar, SMS INFO Pajak Kendaraan Bermotor, Info Pajak Kendaraan Bermotor Via Twitter, SMS Broadcast, Sistem Informasi Pajak Daerah (SIPADA), Penagihan Door To Door, Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor, Layanan Website : Bapenda.web.id, stiker Tanda Pajak Kendaraan Bermotor.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep Wahyuni Amir, S.Sos, mengatakan, untuk memudahkan pelanggan Samsat di Pangkep memenuhi kewajibannya membayar pajak, Samsat Pangkep tetap membuka pelayanan di hari Sabtu dan Minggu hingga pukul 13.00 waktu setempat. Bahkan di hari biasa jadwal pelayanan ditambah hingga pukul 17.00 Wita. (rus/yd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *