UPT Samsat Luwu Tingkatkan Pemahaman dan Kesadaran Wajib Pajak

RAKYATBERSATU.COM.- Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Luwu, Rabu (10/7/2019), menggelar Sosialisasi Pajak Daerah di Hotel Subur, Belopa, Luwu. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan, Andi Winarno, S.STP, M.Si), sekaligus membawakan materinya.

Pembicara lain yang memberi materi pada sosialisasi tersebut adalah, Kepala UPT Pendapatan Wilayah Luwu, H Muhammad Hardi, S.STP, Aiptu Abdul Hakim mewakili Kasat Lantas Polres Luwu, serta Perwakilan PT Jasa Raharja.

Di hadapan peserta sosialisai terdiri dari elemen masyarakat Luwu, Andi Winarno mengatakan, sosialisasi pajak daerah yang dilaksanakan oleh Bapenda Sulsel bertujuan mengedukasi masyarakat Luwu, sekaitan dengan manfaat pajak yang dipungut oleh pemerintah. Pajak rata-rata memberi kontribusi 70 persen untuk pembangunan di Sulsel.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut berperan memberi saran sebagai referensi berkait layananan pajak termasuk layanan publik di Samsat Luwu guna lebih meningkatkan pemberian peluang dalam membuka akses sebesar-besarnya bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan tersebut,” kata Andi Winarno.

Hingga Mei 2019, lanjut Andi Winarno, Kabupaten Luwu menerima Dana Bagi Hasil (DBH) sebanyak Rp 17 miliar lebih yang ditransferkan langsung ke Pemerintah Kabupaten Luwu. Dana tersebut bersumber dari penerimaan pajak yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Tentunya dana tersebut akan dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan sarana infrastruktur baik pendidikan dan kesehatan,” katanya.

“Kami juga berharap para camat, lurah dan kades bisa ikut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayahnya dalam bentuk door to door sekaitan dengan manfaat membayar pajak daerah sekalian mengingatkan masyarakat tentang jatuh tempo pajak kendaraannya,” pinta Andi Winarno.

Sementara Kepala UPT Samsat Luwu H. Muh. Hardi menambahkan, sosialisasi pajak daerah tujuannya untuk peningkatan pemahaman dan kesadaran wajib pajak masyarakat Luwu dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sebagai bentuk partisipasi pembangunan.

Dikesempatan itu juga, Muh Hardi mensosialisasikan sejumlah inovasi pelayanan pajak yang telah beroperasi sejak tahun lalu yakni “Samsat Bergerak. Progam layanan ini merupakan wujud partisipasi dari pemkab untuk terus memberi dukungan kepada pemrov sekaitan upaya meningkatkan realisasi pendapatan sekaligus lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat yang berada di Kecamatan Bajo, Bupon, Larompong, Larompong Selatan dan Ponrang tidak perlu jauh-jauh ke ibukota kabupaten (Belopa) untuk mendapatkan pelayanan pajak, namun cukup mendatangi Kantor Kecamatan. Untuk itu kami senantiasa akan terus melakukan sosialisasi pajak daerah karena kita berharap Luwu ini bisa lebih maju dari segi pembangunan yang bermuara pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Luwu,” pungkas H. Hardi. (rls/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *