Haryadi Kaimuddin Dilantik jadi Presiden IMA Chapter Sulsel

Haryadi Kaimuddin, menerima pataka IMA dari Awaluddin; Presiden IMA Pusat; setelah dilantik sebagai Presiden IMA Chapter Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, 26/3.
Haryadi Kaimuddin, menerima pataka IMA dari Awaluddin; Presiden IMA Pusat; setelah dilantik sebagai Presiden IMA Chapter Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, 26/3.

Makassar, RBC – Haryadi Kaimuddin dilantik jadi Presiden IMA (Indonesia Manager Association) Chapter Sulawesi Selatan. Direktur Operasional PT Hadji Kalla itu, dilantik bersama 30-an pengurus IMA Sulsel di Hotel Grand Clarion, Kamis, 26/3. Pelantikan dilakukan oleh Presiden IMA Pusat; Awaluddin, disaksikan Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perindag RI; Widodo dan Sekjen IMA Pusat Dr. Adriyanto dan seratusan undangan yang hadir dalam acara pelantikan ini.

Sebelum acara pelantikan, panitia menggelar talkshow dengan topik; “Konsumen Cerdas dengan Nasionalisme Tinggi Menggunakan Produk Dalam Negeri,” dengan pembicara masing-masing; Widodo, Awaluddin, Adriyanto, Haryadi dan Ambo Masse dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulsel.

Topik yang diangkat dalam talkshow ini cukup menarik bagi hadirin. Buktinya, belasan hadirin berebut untuk bertanya atau menanggapi pendapat para panelis. Andai saja bukan karena dibatasi oleh waktu, talkshow ini bakal berlangsung lebih lama.

Hadirin juga disuguhi pementasan tarian penjemput tamu yang mengelaborasi tarian budaya yang bersumber dari 4 etnis yang ada di Sulawesi Selatan yakni; Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Tarian ini dibawakan belasan gadis remaja siswi SMA Athirah.

 Cintai Produk dalam Negeri

Dalam sambutan dan pengarahannya, Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen; Widodo yang mewakili Menteri Perindag RI pada pokoknya mengajak dan menghimbau masyarakat Indonesia agar mencintai produk-produk buatan dalam negeri sendiri.

“Mencintai produk dalam negeri, bukan berarti kita hanya suka, akan tetapi yang dibeli justru produk impor. Itu namanya tidak mencintai,” kata Widodo disambut tepuk tangan hadirin.

Dirjen Widodo juga minta kepada IMA agar membantu pemerintah menjadi pelopor untuk melarang masyarakat untuk tidak membeli pakaian bekas yang berasal dari luar negeri. “Pakaian bekas dari luar negeri itu sangat berbahaya bagi kesehatan pemakainya karena mengandung ribuan bakteri,” kata Widodo.

Sementara itu, Presiden IMA Pusat; Awaluddin memberikan pencerahan kepada para pengurus dan anggota IMA agar dalam menyusun strategi pemasaran produk, jangan terpaku pada sistem penjualan manual, karena sistem ini sudah tertinggal oleh datangnya sistem pemasaran yang berbasis teknologi informasi. “Jadi, sistem pemasaran berbasis IT, persisnya adalah memasarkan produk melalui sistem online atau digital yang sudah dilakukan di seluruh dunia,” kata Awaluddin yang sehari-hari bekerja sebagai Direktur Enterprise PT Telkom.

Usai pelantikan, Presiden IMA Chapter Sulsel Haryadi Kaimuddin menjelaskan, langkah pertama yang akan dilakukannya pasca pelantikan ini, adalah melaksanakan rapat kerja untuk menyusun program kerja IMA Sulsel periode 2015-2019.

Ditanyai tentang eksistensi IMA dan misi yang diembannya, Haryadi menuturkan organisasi IMA yang pengurus dan anggotanya berasal dari berbagai latarbelakang perusahaan dengan usaha dan produksi yang berbagai macam pula, maka program utamanya ialah membina para anggotanya untuk menjadi marketter yang handal, baru kemudian mengambil peran dalam program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Jadi kita akan melakukan pembinaan kepada anggota IMA terlebih dahulu, baru kemudian kita mengedukasi masyarakat, bagaimana menjadi konsumen yang cerdas dan teliti dalam membeli produk yang berkualitas, terutama produk buatan dalam negeri,” kata Haryadi. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *