Ajukan Banding, Prodi Pendidikan Biologi Disurveilen BAN PT

RAKYATBERSATU.COM.– Proses surveilen sebagai tindak lanjut pengajuan keberatan (banding) terhadap penetapan nilai akreditasi prodi merupakan amanat undang-undang.

“Penetapan prodi untuk banding ditentukan dalam rapat majelis. Karena itu, prodi harus menyiapkan novum (fakta baru) agar dapat meyakinkan untuk layak naik peringkat,” kata Dr.Drs.Iwan Mulyawan, Grad.Dipl.,MBA selaku anggota Majelis BAN PT ketika memberi pengarahan dalam proses surveilen prodi magister Pendidikan Biologi, Selasa, 3 April 2018 di PPs UNM.

Menurut Iwan Mulyawan, proses akreditasi yang dilaksanakan BAN PT terjadi berbagi pengalaman dalam rangka peningkatan kualitas perguruan tinggi dan program studi. Bulan oktober 2018 akan diluncurkan instrumen baru AIPT. Unit Penjamin Mutu dengan memperhatikan output dan outcome yang disertai dengan eviden (fakta-fakta pendukung) dalam setiap proses visitasi.

Prof.Dr.rer nat. Muharram, M.Si. dalam sambutan menegaskan surveilen bukan hal baru di UNM, prodi sarjana PGSD telah mengajukan banding dan dapat mengubah predikat B menjadi A. “Surveilen merupakan hak. Bukan pula hal yang mustahil dapat meningkatkan predikat,” tegas WR 1 UNM.

Prof. Muharram menambahkan sejak AIPT UNM memperoleh nilai akreditasi A, universitas memberi perhatian penuh dalam menggenjot peningkatan akreditasi prodi. Setiap prodi disarankan untuk cermat dalam administrasi dan dokumentasi semua kegiatan tridarma sesuai standar.

Prof.Dr.Anshari,M.Hum. selaku Asdir Bidang Kerja Sama dan Publikasi menjelaskan bahwa tekad prodi untuk naik banding demi kebutuhan alumni. Prodi yang berakreditasi A memiliki peluang bersaing di dunia kerja. Setiap prodi di PPs UNM didorong untuk memperbaiki mutu. Saat ini, PPs UNM memiliki 27 prodi, sudah 7 prodi terakreditasi A dan selebihnya terakreditasi B. (wahyu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *