Appi-Cicu Belum Menyerah, Kini Tantang KPU di PTUN

RAKYATBERSATU.COM.- KPU maupun pasangan DIAmi masih harus bekerja ekstra, pasalnya Tim Appi-Cicu belum menyerah.

Setelah gugatannya terhadap KPU Makassar ditolak Panwaslu, Tim Appi-Cicu kembali melakukan langkah hukum selanjutnya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ketua Tim Hukum Appi-Cicu, Anwar Ilyas kepada media mengatakan, tetap menghargai hasil putusan yang dibacakan Panwaslu. Namun pihaknya tetap berupaya melanjutkan kasus tersebut ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).

Menurut Anwar, syarat formil untuk terus menggulirkan kasus ke PT TUN, harus melalui tahapan sengketa di Panwaslu.

“Adapun keputusan di sini (Panwaslu) memang tidak berpengaruh. (Memang) tidak ada permohonan yang dikabulkan di Panwas,” jelas Anwar di gedung PKK Makassar, Jalan Anggrek, Senin (26/2/2018).

Anwar menegaskan akan tetap mengajukan pada tiga point gugatan di PTUN, diantaranya soal pembagian smartphone untuk ketua RW yang dibagikan kurang dari enam bulan sebelum penetapan.

Program tersebut melanggar ketentuan 71 ayat 3 UU Nomor 10 Tahun 2016. Gubernur, bupati, wali kota, serta penjabat dilarang untuk menggunakan kewenangan program kegiatan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon.

Kedua, terkait pengangkatan guru honorer. Ketiga, penggunaan tagline atau jargon “Dua kali tambah baik”.

Dijelaskan Anwar, ada perbedaan cara pandang terhadap masalah yang telah dimentahkan oleh Panwas perihal gugatannya ke KPU Makassar terhadap status calon pasangan DIAmi.Karena itu akan dibuktikan di PTUN. (reb/ryk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *