Di Raker Unismuh Makassar, Prof Gagaring Jelaskan Tugas BPH di PTM

Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE, MM sedang memberikan keterangan pers di sela rapat kerja Unismuh Makassar, Jumat 11 – 13 Agustus 2017 di BBPP Batangkaluku, Kab. Gowa. foto nasrullah

RAKYATBERSATU. – Rapat Kerja Universitas Muhammadiyah Makassar tahun anggaran 2017-2018  dilaksanakan selama tiga hari dimulai Jumat 11 – 13 Agustus 2017 di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Poros Malino, Kab. Gowa. Raker ini diawali pengarahan Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim.

Raker tahun ajaran 2017 – 2018  mengambi tema “Peningkatan Mutu Produk Universitas Muhammadiyah Makassar Melalui Budaya Integrity, Profesional dan Entrepreneurship”  dibuka PWM Sulsel Prof Dr Gagaring Pagalung. Raker ini dihadiri kurang lebih 200 orang peserta.

Peserta wakil rektor I,II, III, dan IV, direktur dan sekretaris,  dekan, wakil dekan, Asdir I dan Asdir II PPs, ketua dan sekretaris lembaga, ketua dan sekretaris lembaga, ketua dan sekretaris prodi, kepala SMA dan SMP Unismuh, KTU, Kasubdit, Kasie lingkup Unismuh Makassar.
Dalam acara pembukaan hadir Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sulsel, Prof Dr H Irwan Akib, M.Pd, Prof Dr H Gagaring Pagalung dan Dr Ir HM Syaiful Saleh, M.Si yang juga ketua BPH, Saleh Mollah, Mawardi Pewangi,  Darwis Lantik.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, rapat kerja yang dilaksanakan tahun ini dirangkaikan dengan outbond. Outbond ini dilakukan didalam rangka untuk mempererat rasa kebersamaan.

Dikatakan rapat  kerja ini didasarkan  pada tahun anggaran yang dianut Universitas, yakni diawali 1 September  hingga 31 Agustus, sehingga Unismuh  merasa perlu menyusun anggaran  1 tahun kedepan melalui rapat kerja. Raker ini untuk menyusun program strategis untuk dilaksanakan  1 tahun kedepan.

Rektor Rahman Rahim,  juga menyampaikan lima program strategis Unismuh Makassar, yakni peningkatan kualitas seluruh produk Unismuh, peningkatan SDM, peningkatan  kualitas kegiatan kemahasiswaan, pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyaan dan peningkatan kualitas dan kuantitas kerjasama  baik dalam maupun luar negeri.

PWM  Provinsi Sulsel, Prof Dr Gagaring Pagalung, dalam amanahnya, menjelaskan tiga hal poin penting tugas BPH diperguruan tinggi muhammadiyah,  pertama di pasal 7 mengatur  tentang tupoksi BPH, kedua pasal 30 menjelaskan tentang  keuangan dan kekayaan, ketiga di pasal 31 yang mengatur pengadaan sarana dan prasarana.

Prof Gagaring  menjelaskan beberapa point penting dalam pasal 31, diantaranya mengenai penggunaan inventarisasi aset ini menjadi tanggungjawab rektorat. Sementara untuk penghapusan aset  prosedurnya dilaksanakan oleh BPH bersama pimpinan perguruan tinggi.
Dalam raker ini  Prof  Irwan Akib  juga menjelaskan beberapa strategi pengembangan  amal usaha muhammadiyah.(nasrullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *