Gaji PNS akan Dipotong 2,5 Persen untuk Zakat

RAKYATBERSATU.COM.- Pemerintah mewacanakan akan memotong langsung gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 2,5 persen untuk zakat. Pemotonga gaji ini hanya berlaku bagi PNS muslim saja.

Lalu apa alasan, pemerintah mewacanakan hal tersebut?

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, M Fuad Nasar mengatakan langkah pemerintah itu hanya untuk memfasilitasi masyarakat dalam hal ini PNS untuk memenuhi kewajiban membayarkan zakatnya.

“Pada prinsipnya negara memfasilitasi penunaian kewajiban zakat 2,5% atas nilai penghasilan tetap yang diterima setiap bulan,” kata Fuad saat dihubungi media, Rabu (7/2/2018).

Tetapi wacana pemerntah yang hanya memfasilitasi PNS beragama Islam ini tidak diwajibkan, hanya untuk mempermudah bagi abdi negara terutama yang gaji dan tunjangannya telah mencapai nishab (batas minimal wajib pajak).

“Tidak diwajibkan, negara hanya memfasilitasi sarana pembayaran zakat yang lebih mudah, efisien serta dapat dipertanggungjawabkan,” tambah dia.

Dengan tidak diwajibkan, maka para PNS muslim yang tidak ingin memotong pangkas gajinya sebesar 2,5% untuk zakat bisa mengajukan permohonan.

Ditegaskan Fuad bahwa pemerintah juga tidak akan memberikan sanksi apapun kepada para abdi negara yang memang tidak menggunakan fasilitas pembayaran zakat ini.

Sampai saat ini, beleid wacana pemotongan 2,5% gaji abdi negera untuk membayarkan zakat masih dalam tahap pematangan draft. Nantinya aturan ini akan tertuang dalam Peraturan Presiden.(rbc/int)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *