Gubernur Sulsel Beri Penghargaan kepada Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat menyerahkan penghargaan kepada  Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory yang merupakan Ketua Yayasan Asia Muslim Charity Foundation) di Rujab Gubernur, Sabtu (21/9). (foto nasrullah)

RAKYATBERSATU.COM- Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah (NA) memberikan penghargaan  kehormatan dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan kepada Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory yang merupakan Ketua Yayasan Asia Muslim Charity Foundation) di Rujab Gubernur, Sabtu (21/9).

Dikesempatan itu, Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory menyampaikan rasa syukurnya atas pemberian penghargaan tersebuti. Dia menegaskan bahwa apa yang dia capai selama  ini bukan karena dirinya sendiri tetapi semua yang terlibat.

“Terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang telah memberikan penghargaan ini. Juga terima kasih kepada Wali Kota Makassar dan juga bupati yang telah hadir,” kata Muhammed Khoory.

Gubernur Sulsel mengatakan penganugerahan ini adalah bentuk syukur dan apresiasi Pemprov Sulsel kepada Muhammed Khoory atas kerja dan pengabdian yang telah dilakukan.

“Ini karena masih ada saudara kita yang peduli pada dunia pendidikan dan kegiatan sosial yang lain. Apa yang kita berikan tidak sebanding apa yang telah diberikan,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin menyebutkan, prakarsa ini sebagai bentuk terima kasih kepada Muhammed Khoory karena telah menghimpun pengusaha untuk membantu Indonesia.

“Siapa tahu juga beliau berniat membantu di daerah bukan hanya di Makassar saja,” sebut Nurdin yang disambut tepuk tangan bupati-bupati yang hadir.

Syeikh Al-Khoory adalah Direktur Utama group perusahaan Al-Khoory di Dubai, Uni Emirates Arab, yang dirintis oleh ayah dan saudara-saudaranya. Ia juga merupakan relawan kerja-kerja sosial dari tahun 1985 sampai sekarang, bekerja di Kenya dari tahun 1985 sampai tahun 1992. Bekerja di Indonesia dari tahun 1998 hingga saat ini.

Beberapa hal yang telah dilakukan di Indonesia, dengan jumlah proyek 1.570. Membangun 1.248 masjid, 100 panti asuhan, mendirikan 20 ma’had (sekolah) Bahasa Arab dan Studi Islam, empat ma’had 25 klinik pengobatan menggunakan gedung yang tidak dibangun oleh yayasan AMCF tapi dibangun oleh yayasan lain. (hms/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *