Kesadaran Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam Masih Relatif Rendah

RAKYATBERSATU.COM.- Kesadaran para penulis, penerbit dan institusi, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam menyerahkan Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) masih relatif rendah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Drs Andi Siswanta Attas, pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) yang diadakan di Hotel Continent Centre Poin, Jln Adhiyaksa No. 15 Makassar, Senin, 9 Maret 2020.
Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2019, yang melakukan serah simpan KCKR masih di bawah 100 judul.

“Bahkan OPD lingkup Kota Makassar masih perlu didorong untuk menyerahkan karya cetak dan karya rekam yang mereka produksi,” ungkap Siswanta yang mewakili Walikota Makassar memberikan sambutan dan arahan.

Siswanta menjelaskan, memang menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, kewajiban serah simpan itu kepada Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Wilayah. Namun Perpustakaan Kota/Kabupaten, juga punya fungsi deposit, yakni fungsi pelestarian. Sehingga, harapannya setiap orang dan lembaga memiliki kesadaran untuk menyerahkan karya cetak dan karya rekam mereka ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar, yang tak hanya menyimpan tapi juga mengelolanya supaya lebih dapat dimanfaatkan bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *