Komitmen Kebersamaan Jadi Tema Raker UPRI 2018

Rektor UPRI, Dr H Abdul Azis bersama Ketua YPTKD Makassar, Dra Hj Nurhalija Tinri, M.Sc dalam pembukaan rapat kerja UPRI 2018 di Grand Hotel Town, Selasa (10/4/2018).Foto Nasrullah-

RAKYATBERSATU.COM.-Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, kembali melaksanakan Rapat Kerja (Raker) di Hotel Grand Town Makassar, Selasa (10/4/2018).Raker ini dibuka Rektor UPRI Makassar, Dr H Abdul Azis.

Hadir Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Karya Dharma (YPTKD) Makassar, Dra Hj Nurhalija Tinri, M.Sc, seluruh pejabat struktural, mulai dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, para ketua-ketua prodi, kepala UPT dan Biro dan bahkan sampai Satpam. Selain pejabat struktural panitia juga mengundang Ketua IKA, H Muh. Aras yang juga Ketua PW PPP Sulsel serta mitra dari BRI Cabang Somba Opu.

Tema rapat kerja UPRI tahun ini, kembali mengusung “Komitmen Kebersamaan Menuju Penguatan Akses Kebijakan Kelembagaan dan Akademi,”.

Tema ini sebut Rektor UPRI, sudah seiring dengan visi UPRI yang ingin dicapai, yakni terwujudnya UPRI sebagai pelopor pembangunan yang berbasis nilai-nilai kejuangan. Serta misinya salah satunya adalah menghasilkan luaran yang bersaya saing dan berjiwa kejuangan melalui proses pembelajarn yang berkualitas.

OLeh karenanya, untuk mewujudkan visi dan misi UPRI maka Raktor Abdul Azis, mendorong para dosen untuk lebih meningkatkan kapasitasnya, terutama seorang dosen harus menguasai teknologi informasi (IT).

“Sangat memprihatinkan jika di zaman sekarang ini masih ada dosen yang gaptek teknologi atau belum professional menggunakan internet,”tandas rektor.

Rektor Abdul Azis sejak diamanahi menjadi rektor, dirinya telah berkomitmen untuk bersama-sama dengan seluruh civitas akademika bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan UPRI yang pernah dicapai pada masal lalu ketika di zaman Rektor H. Muh. Nur Tinri (alm).

Dan sangat optimis UPRI dengan semangat serta komitmen kebersamaan semua stekholder yang ada, UPRI Makassar akan lebih maju sama dengan perguruan tinggi maju lainnya di Indonesia.

Sekaitan dengan itu maka untuk bisa mewujudkan UPRI sebagai perguruan tinggi yang memiliki daya saing yang tinggi maka tidak ada jalan lain, dosen harus memiliki komptensi lebih dari sebelumnya terutama kemampuan untuk menguasai teknologi.

Sementara itu Ketua Yayasan YPTKD Makassar, Dra Hj Nurhalija Tinri, mengatakan raker ini adalah moment atau kesempatan yang sangat bik dalam meningkatkan koordinasi diatara semua stekholder yang ada untuk mendorong UPRI ini lebih maju kedepan yang tetap mengedepankan nilai-nilai kejujuran.

Dikatakan, raker ini bukan saja momentum rutinitas belaka, tetapi bagaimana raker yang dilaksanakan dapat menghasilkan program kerja yang nyata dan bisa dilaksanakan. Program kerja yang dihasilkan di raker ini akan menjadi ukuran kinerja bagi kita semua, baik itu kinerja dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Hal ini kata Nurhalija, semua program yang dihasilkan dapat dilaksanakan dengan maksimal ketika komitmen kebersamaan itu bisa dijaga.

Kebersamaan yang dibangun sebut ketua YPTKD Makassar tidak pada saat memegang jabatan. Tetapi ketika tidak menjabat lagi kebersamaan itu hilang. “Saya berharap demi mengembalikan kejayaan UPRI marilah kita saling mendukung dimanapun berada, kebersamaan tetap harus dijaga kapan pun,”kunci Nurhalija.-nasrullah-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *