Langgar SOP, Sembilan Polisi di Polda Sulbar Ditahan

RAKYATBERSATU.COM.- Karena dianggap melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) saat melaksanakan tugas di lapangan, sembilan oknum aparat kepolisian di jajararan Polda Sulawesi Barat terpaksa di tahan di rumah tahanan polda.

“Oknum polisi yang ditahan delapan orang dari Personil Sabhara dan satu orang dari personil Brimob Polda Sulbar,” kata Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura SH, di Mamuju, Selasa (19/2/2019)

Menurut Mashura, tindakan penahanan oknum polisi tersebut merupana perintah langsung Kapolda Sulbar, dengan penekanan bahwa seluruh personil yang melanggar SOP harus ditindak tegas.

“Ini membuktikan kami juga tunduk pada hukum, oknum polisi yang telah melanggar SOP dalam melaksanaan tugas telah ditindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Kapolda Sulbar sangat menyesalkan tindakan personilnya tersebut.
“Persoalan ini telah kami laporkan ke Mabes Polri, tinggal menunggu keputusan apa yang akan dikeluarkan Mabes Polri dalam peristiwa ini,” tandas Mashura.

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju mengecam sejumlah oknum aparat kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat Mamuju.

Massa HMI ini berunjurasa  mendesak  Kapolda Sulbar segera menindak tegas oknum aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif kepada masyarakat sesuai aturan hukum.

“Kami juga mendesak Kapolda Sulbar agar melakukan mutasi terhadap oknum polisi yang melakukan pemukulan dan mengeroyok tiga warga masyarakat Mamuju sehingga dalam kondisi luka parah,” Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju, Sopliadi. (rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *