Letkol Imran Ramaikan Bursa Cabup Bulukumba

RAKYATBERSATU.COM.– Sejumlah nama sudah ramai dibicarakan sebagai kandidat ambil bagian dalam kontestasi pemilihan Bupati Bulukumba periode 2020-2025 yang akan dihelat September 2020.

Salah satu tokoh muda yang dinilai berpotensi melanjutkan kepemimpinan pasangan AM Sukri A Sappewali – Tomy Satria Yulianto menahkodai Bumi Panrita Lopi adalah Letkol Arh M Imran MSi, yang kini menduduki sebagai Kasrem Tatag / Sulawesi Barat.

Pria kelahiran Herlang, Bulukumba, ini, memenuhi syarat memimpin Bulukumba untuk membawa kabupaten berlogo Pinisi ke arah yang lebih dari sebelumnya.

Rangkaian pengalamannya memimpin tidak diragukan lagi. Sejak dilantik sebagai perwira muda TNI-AD tahun 1997 (abituren SEPA PK ABRI) di Lembah Tidar Akmil Magelang, semangat dan karakter kepemimpinan lapangannya di dunia militer tak perlu diragukan lagi.

Selama 13 tahun bertugas di Yon Arhanud 13 Pekanbaru, bukanlah waktu yang singkat baginya. Semua jabatan bergengsi di batalyon secara berjenjang dilalui dengan gemilang. Mulai dari Komandan Peleton, Komandan Baterai/ Kompi sampai dengan jabatan perwira operasi batalyon.

Demikian pula posisi Danramil, Dankimarem di jajaran Korem 031/WB Pekanbaru juga dilaluinya dengan pengabdian yang luar biasa.

Pengalaman tugas operasi pun pernah dipercayakan kepadanya, seperti Operasi Sadar Rencong 1999 di Aceh, Komandan Kompi Siaga TNI – AD di Batam 2000-2001, Komandan Kompi Satgas Operasi Ambon (2003-2004).

Rangkaian pengalaman mengasah naluri pasukan dan stafnya sudah menjadi modal utama bagi Imran untuk menjadi pemimpin yang berkarakter di manapun bertugas.

Pendidikan SESKOAD tahun 2012 merupakan pendidikan militer yang menempanya menjadi sosok pemimpin. Bukan hanya sebagai komandan, tetapi juga sebagai manajer yang andal dalam kehidupan militer. Kemampuan memimpin pasukan menyatu dengan kepiawaian manajerialnya.

Tak heran, jika pada tahun 2013-2015, pimpinan TNI – AD memberinya amanah sebagai komandan pertama Batalyon Arhanud 16 di Kariango. Sukses menjalankan tugas, Imran kemudian diberi mandat menjadi Dandim 1418 Mamuju 2015-2018, selanjutnya sebagai Kepala Staf Korem 142/Tatag Mamuju 2018 – sampai sekarang.

Putra asli Bumi Panrita Lopi ini, lahir di Herlang, 10 April 1971. Namanya memang belum terlalu populer di telinga warga Bulukumba, namun itu bukan berarti dia tidak memiliki catatan penting sebagai pemimpin yang andal.

Jika tak mampu memimpin, pimpinan TNI AD tentu tak akan memberinya kepercayaan sebagai komandan di sejumlah pos.

Setelah lulus sekolah di SMA Negeri 1 Bulukumba tahun 1990, Imran yang kini akrab disapa TANTARAYYA ini melanjutkan pendidikannya di S1 di FKIP Untad Palu dan selesai tahun 1995.

Setahun berikutnya, 1996, Dia mendaftar di Sekolah Perwira TNI Angkatan Darat (Sepa PK ABRI) dan lulus tahun 1997. Sejak itulah, Imran menjadi perwira berbakat dan meniti karir hingga sekarang ini.

Imran ingin mengabdikan tenaga dan pemikirannya untuk kemajuan Kabupaten Bulukumba. Dia ingin melihat Bulukumba menjadi kabupaten terbaik di segala sisi. Sejumlah potensi sudah diinventarisasi untuk dikembangkan jika kelak diberi amanah oleh rakyat Bulukumba.

Selain Letkol Imran, sejumlah nama yang disebut-sebut berpeluang melanjutkan kepemimpinan A Sukri adalah Andi Bau Amal (sekda Bulukumba), Tomy Satria Yulianto (wakil bupati), Andi Kurniady (kepala dinas perhubungan), H Askar L (politisi), Kahar Muslim (politisi), A Hamzah Pangki (politisi/ketua DPRD), Isradi Zainal (profesional), Musdalifah Mahmud (dosen Universitas Islam Makassar), dan sejumlah nama lain. (rbc/r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *