Mendikbud Prof Muhadjir Puji Kemajuan Unismuh Makassar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Effendy didampingi Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Ir HM Saleh Molla usai memberikan kuliah umum di Balai Sidang Kampus Unismuh Makassar, Kamis 15 Februari, 2018. foto:nasrullah

RAKYATBERSATU.COM.-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Effendy memuji keberhasilan yang dicapai Unismuh Makassar. “Kemajuannya sangat pesat, setiap kali saya datang ke Unismuh selalu ada perkembangan,”puji Muhadjir saat memberikan kuliah umum dihadapan civitas akademika Unismuh Makassar, di Balai Sidang KampusUnismuh Makassar, Kamis (15/2/2018).

Dikatakan, kalau kita melihat jumlah mahasiswa Unismuh Makassar saat ini, jumlahnya sekitar 23 ribu orang, jumlah yang sangat besar. Unismuh Makassar dari 174 perguruan tinggi muhammadiyah di Indonesia adalah yang terbanyak jumlah mahasiswanya.

Unismuh Makassar sudah sejajar dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas KH Ahmad Dahlan, dan UHAMKA.

Muhadjir Effendy dikesempatan itu menyampaikan program pemerintah yang sedang gencar-gencar dibangun adalah pembangun infrastruktur dan ini adalah prasyarat untuk pembangunan di Indonesia.

Dia mengambil contoh sebelum membeli kapal, maka yang pertama dibuat dulu adalah infrastrukturnya atau dermaganya dulu dibangun karena itu merupakan prasyarat, begitu juga lainnya.

Dikatakan, di Indonesia ini adalah Negara kepulauan. Jadi disamping lewat jalur laut juga lewat udara. Oleh karenanya untuk membangun Indonesia ini lebih maju, maka infrastruktur pembangunan pangkalan kapal mutlak diperlukan.

Pemerintah saat ini sudah membangun kurang lebih 120 lapangan terbang untuk wilayah-wilayah daerah terpencil di Indonesia.

“Sekarang ini presiden sedang memulai membenahi industry kapal terbang. Kela kanak-anak bangsa ini sudah memproduksi pesawat dalam negeri, tanpa harus lagi membeli dari luar. Inilah mengapa pembangunan infrastruktur ini dianggap sangat strategis untuk Indonesia ke depan,”tandas Muhadjir.

Dalam kesempatan ini pula, Muhadjir berjanji akan mendatangkan Presiden Joko Widodo ke Unismuh Makassar. “Saya minta maaf kepada Unismuh Makassar karena tidak bisa membawa pak Presiden Joko Widodo ke Unismuh, karena jadwalnya sangat padat di Sulsel.
“Insya Allah saya janji Pak Presiden Joko widodo bias saya bawa ke Unismuh, untuk memperlihatkan bahwa Unismuh Makassar perkembangannya sudah luar biasa,” kunci Muhadjir.

Hadir mendampingi menteri Dirjen PAUD, Dr Abdul Haris Iskandar, Kepala LPMP dan Kepala Pusat LP3TK-KPTK, Prof Dr IrwanAkib. Sementara dari Unismuh, Ketua BPH Dr Ir HM Syaiful Saleh, para wakil rektor, direktur, dekan, wakil dekan, dosen. Kuliah umum ini dihadiri seribuan mahasiswa dan undangan.

Sebelum Mendikbud Muhadjir Effendy memberikan kuliah umum, lebih awal Ketua BPH Unismuh Dr Ir HM Syaiful Saleh melaporkan kepada pak menteri bahwa dua sekolah Unismuh yang dibina yakni SMP dan SMU keduanya sudah terakreditasi A. (nasrullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *