Pendukung DIAmi Minta 13 Anggota DPRD Makassar Diproses Hukum

RAKYATBERSATU.COM Massa pendukung Calon Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) kembali mengepung Gedung DPRD Kota Makassar di Jalan AP Pettarani, Kamis (5/4/2018).

Massa DIAmi yang terhimpun dari berbagai elemen Ormas, Komunitas dn masyarakat ini mengecak keras tindakan 13 anggota DPRD Makassar yang diduga memanfaatkan fasilitas negara saat mengkampanyekan pasangan Appi-Cicu beberapa waktu lalu.

Untuk menghindari terjadinya kericuhan, ratusan personil polisi terlihat bersiaga di halaman depan
kantor DPRD Kota Makassar dan beberapa lokasi strategis di Jalan AP Pettarani.

Aliansi Masyarakat Makassar yang diwakili Lukman Sulaeman kepada media menegaskan bahwa jika 13 Anggota legislator ini tidak diproses dalam jangka waktu yang ditentukan, maka rakyat makassar akan turun lebih besar lagi untuk menuntut keadilan.

“Janganki coba main-main dengan rakyat Makassar, 13 anggota dewan ini sudah mencederai demokrasi di Kota Makassar, memakai fasilitas negara untuk berkampanye itu sudah melanggar sesuai dijelaskan dalam pasal 187 ayat 3 pidana,” dan jika 13 anggota legislator Makassar tidak di proses dalam waktu 3×24 jam, kami akan kembali melakukan aksi yang lebih besar,” tegas Lukman.

Sementara Ketua Likma Indonesia Cabang Makassar, Asrul Sirajuddin meminta Badan Kehormatan DPRD Makassar bertindak tegas dalam menyikapi kasus ini.

“Badan kehormatan harus tegas, karena ini fatal sekali karena menciderai demokrasi di Kota Makassar,” tandasnya.

Berikut Pernyataan Sikap Aliansi dan Komunitas Masyarakat Makassar:

1. Mengajak kepada masyarakat membuat mosi tidak percaya kepada ke 13 anggota dewan yang melakukan penyalahgunaan di kantor DPRD Makassar.
2. Meminta kepada Panwaslu agar segera menindaklanjuti proses hukum terhadap anggota dewan tersebut.
3. Mendesak kepada Badan Kehormatan untuk segera memproses ke 13 anggota dewan tersebut karena telah menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.
4. Mendesak kepada Gakumdu untuk memproses ke 13 anggota dewan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Usai melakukan aksi di Kantor DPRD Makassar, massa melanjutkan aksi di Kantor PTTUN dan kantor KPU Sulsel dan Makassar.(rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *