Rakor Majelis Wakaf PWM Sulsel Rekomendasikan Dokumen Kepemilikan Aset Disertifikatkan

Peserta Rapat Koordinasi Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Sulsel usai penutupan, Ahad 23 Februari 2020 melakukan foto bersama, tampak Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr Ir Rakhim Nanda.-nasrullah-

RAKYATBERSATU.COM.– Rapat Kerja Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel yang berlangsung selama dua hari Sabtu – Ahad (22 – 23) Februari di Aula Pusdiklat Unismuh Makassar di Bollangi, ditutup Koordinator Majelis Wakaf dan Kerhartabendaan PWM Sulsel, Dr KH Alwi Uddin.

Turut hadir Wakil Rektor I, Dr Ir H Rakhim Nanda sekaligus yang mewakili pihak universitas, serta Prof Gagaring Pagalung yang juga salah satu unsur pimpinan wilayah muhammadiyah Sulsel.

Hasil rapat koordinasi Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Sulsel yang diikuti oleh ketua-ketua PDM se Sulsel telah merekomendasikan beberapa poin diantaranya dokomen surat-surat kepemilikan asset Muhammadiyah, baik itu ditingkat wilayah, tingkat daerah maupun cabang dan hingga ranting untuk dilengkapi dan segera diuruskan sertifikatnya. Hal ini dilakukan untuk lebih memastikan asset yang dimiliki Muhammadiyah saat ini.

Lalu kemudian rekomendasi lainnya, adalah tanah wakaf yang masih kosong dan belum termanfaatkan secara maksimal atau belum produktif segera dicarikan jalannya untuk bisa dimanfaatkan. Sekarang ini banyak asset yang dimiliki Muhammadiyah namun belum banyak dimanfaatkan oleh persyarikatan secara optimal.

“Aset Muhammadiyah harus diselamatkan, persoalan asset kedepan harus segera diminimalisir,”ujar Ketua PDM Soppeng, Kaswadi disela-sela rapat koordinasi majelis wakaf dan kehartabendaan PWM Sulsel, Ahad 23 Februari 2020.

Pada bagian lain, Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse, mengatakan, Muhammadiyah memiliki asset yang sangat besar, namun sebagian besar asset atau tanah wakaf yang dimiliki Muhammadiyah masih bermasalah, karena dokumen surat-surat kepemilikan asset belum lengkap atau belum bersertifikat.

Olehnya itu Prof Ambo berharap ada tekad bersama untuk menyelamatkan asset Muhammadiyah, termasuk asset perguruan tinggi se Sulsel perlu diselamatkan. Karena katanya sekarang ini ada asset perguruan tinggi yang berdiri sendiri. “Ini harus diperjelas kepemilikannya menjadi asset Muhammadiyah,”kunci Prof Ambo diacara Rapat Koordonasi Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Sulsel.

Ada banyak manfaat ketika semua asset Muhammadiyah disertifikatkan, seperti yang disebutkan Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah, Drs Goodwill Zubir, bahwa jika semua asset sudah disertifikatkan, jika ada yang menggugat sampai ke Mahkamah Agung (MA), maka 99,99 persen Muhammadiyah menang.

Lalu manfaat lainnya, jika asset Muhammadiyah sudah memiliki sertifikat maka nilai ekonominya meningkat dan masih banyak lagi manfaat lainnya jika asset tersebut memiliki sertifikat, ujar Goodwill Zubir.(nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *