Tujuh Daerah di Sulsel Terpapar Covid-19

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meninjau RS Sayang Rakyat yang akan menjadi tempat perawatan bagi Pasien yang terpapar Virus corona atau COVID-19. (Biro Humas Pemprov Sulsel)

RAKYATBERSATU.COM.- Jumlah warga Sulsel yang terpapar virus mematikan Corona (COVID-19) terus bertambah dari 48 orang menjadi 50 orang. Dari jumlah itu 46 orang pasien masih di rawat di rumah sakit rujukan, sementara 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Data terbaru Corona diperbarui Pemprov Sulsel di situs Sulsel Tanggap COVID-19 pada Senin (30/3/2020) menyebutkan ke-50 orang positif Corona di Sulsel tersebar di tujuh daerah. Masing-masing Kota Makassar (36 kasus), Kabupaten Gowa (6 kasus), Kabupaten Maros (3 kasus), Kabupaten Sidrap (2 kasus), Kabupaten Pinrang (1 kasus), Kabupaten Bulukumba (1 kasus) dan Luwu Timur (1 kasus).

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah dari 98 orang menjadi 105 orang. Saat ini 96 PDP masih dirawat, 1 meninggal dunia, dan 8 orang sehat.

Untuk orang dalam pemantauan virus Corona di Sulsel juga melonjak drastis. Jika pada hari sebelumnya 496 orang masuk kategori ODP, kini ODP di Sulsel bertambah jadi 620 orang. 583 masih proses pemantauan, sedangkan 37 lainnya selesai proses pemantauan.

Terkaita penyebaran COVID-19 yang terus meluas, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menginstruksikan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 lebih masif.

“Saya menginstruksikan agar melakukan realokasi dan refocusing APBD 2020 untuk tunjangan tim medis, penyediaan APD (alat pelindung diri) dan peningkatan fasilitas medis di setiap rumah sakit serta jejaring pengaman sosial,” ucap Nurdin saat rapat koordinasi melalui video konferensi.

Seperti diketahui, kasus virus corona di Indonesia terus bertambah. Jumlah warga Indonesia yang terpapar virus mematikan ini meningkat menjadi 1.414 orang. Sebarannya sudah 31 provinsi.

Tinggal tiga provinsi yang masih aman dari kasus positif Covid-19. Ketiga provinsi itu yakni Bengkulu, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara pasien meninggal sudah mencapai 122 orang pada 30 Maret. Sedangkan pasien sembuh 75 orang. (bbs/rb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *