31 Desa di Maros dan Pangkep Merespon Positif KKN UMMA

RAKYATBERSATU.COM.- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar seminar hasil di Kampus UMMA, Senin (26/3/2018).
Seminar dipandu Sekretaris LPPM, Dr. Ahdan Sinilele dan dihadiri Ketua LPPM Dr. Suhartina, M.Hum, Ketua Panitia Drs. H. Ihsan Idrus, MM.
Ketua LPPM, Suhartina mengatakan kahadiran mahasiswa KKN UMMA di pedesaan telah memberi kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat desa.
Sebanyak 6 Korcam mewakili 31 desa di Kabupaten Maros dan Pangkep memaparkan hasil program kerja mereka selama 2 bulan di lokasi KKN.
Dalam pemaparan hasil kerja di lokasi KKN menunjukkan dinamika kehidupan masyarakat di desa.
Secara umum sebanyak 31 desa di Maros dan Pangkep merespon positif kehadiran mahasiswa KKN dalam melaksanakan program kerja mereka.
Rizki Amalia dan Andi Mattalatta dari korcam Bungoro Pangkep dan Simbang Maros dalam memaparkan hasil program KKN menyampaikan program-program yang menyentuh masyarakat desa diantaranya;
Membudayakan tadarrus Al Qur’an dan pembinaan anak sholeh, memasyarakatkan vertikultur untuk menekan biaya harian warga desa, serta pembinaan BUMDES dan program go green – go clean bagi masyarakat desa.
Berbagai program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa sehingga respon warga desa sangat positif.
Kepala Desa Biring Ere saat kunjungan rektorat UMMA menyampaikan kesan yang mendalam atas program yang dilaksanakan mahasiswa KKN.
Dan meminta pada pimpinan UMMA untuk menempatkan mahasiswa KKN di desanya tahun depan.
Kepala Desa Jenetaesa, Hasanuddin, bangga atas kehadiran KKN UMMA karena program yang dilaksanakan sangat realistis bisa diselesaikan semua dengan baik dan membawa manfaat yang memberi kesan bagi warganya.
Pernyataan senada juga  disampaikan ketua penggerak PKK desa Labuaja Maros yang mengungkapkan sebaiknya pelaksanaan KKN bukan 2 bulan tetapi bisa ditambah jadi 3 bulan.
Kesannya 2 bulan itu terlalu singkat, dan meminta kepada pimpinan UMMA agar menempatkan lagi mahasiswa KKN di desanya.
Banyak kesan positif yang dikemukakan para korcam dalam seminar hasil yang menunjukkan jati diri mahasiswa UMMA di masyarakat.
Rizki Amaliyah dalam paparannya meyakinkan ketika diawal kedatangan mereka di desa sepertinya pemerintah dan masyarakat desa sudah jenuh dengan kehadiran mahasiswa KKN.
Namun mereka berusaha meyakinkan bahwa mahasiswa KKN UMMA hadir untuk membantu dan bekerja sama dengan masyarakat desa, bukan untuk membebani masyarakat.
Atas usaha kerja keras dan karya nyata mahasiswa UMMA akhirnya pemerintah dan masyarakat desa memberikan apresiasi yang tinggi.
Dan menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang tinggi atas kehadiran KKN UMMA dan meminta ditempatkan lagi pada tahun berikutnya (ahdan-yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *