40 Penyuluh KB Jeneponto Kuliah di Universitas Terbuka

RAKYATBERSATU.COM.- Sedikitnya 40 penyuluh KB yang menyebar di seluruh kecamatan di Jeneponto melanjutkan kuliah di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka (UT).

Para penyuluh KB ini sudah berkarier dan menjalani profesi selaku tenaga penyuluh di pelosok desa Jeneponto.

Ketua kelas semester III prodi Ilmu Komunikasi UT Pokjar Jeneponto Arman, Minggu (6/10/2019) mengatakan total penyuluh KB yang lanjut kuliah sebanyak 40 orang lebih

Mahasiswa semester III program Tutorial Tatap Muka (TTM) sebanyak 21 orang, semester 1 jalur TTM sebanyak 10 orang dan tutor online sebanyak 10 orang lebih.

Penyuluh KB Kecamatan Tamalate, semester III UT Prodi Ilmu Komunikasi, Hikmawati menilai kuliah di UT sangat membantu dari segi lokasi kampus karena tidak meninggalkan pekerjaaan dan keluarga.

Mahasiswa lainnya, Indriani H, dia mengatajkan kuliah di UT, menambah pengetahuan dan keterampilan menjalankan profesi tenaga penyuluh.

Selain itu tidak mengganggu tugas pokok. “Pola belajar mandiri dan online sangat memudahkan dalam penyelesaian studi,” kata alumni SMKN 1 Jeneponto ini.

Mahasiswa semester 1 Prodi Ilmu Komunikasi UT lainnya, Halidah dia mengaku senang kuliah di UT, belajar mandiri dan didatangi tenaga tutor yang berpengalaman.

Mahasiswa lainnya, Irnawati Nasir mengaku kuliah di UT prodi Ilmu Komunikasi karena tuntutan pekerjaan. “Selalu tenaga penyuluh KB mengharuskan lulusan ilmu komunikasi untuk pengembangan karier masa depan,” kata penyuluh KB di Kecamatan Arungkeke ini.

TTM Pokjar Jeneponto, Dr. Muhammad Yahya, M.Si, di lokasi belajar TTM SMKN 8 Jeneponto, Minggu (6/10/2019) mengatakan, para mahasiswa itu bersemangat mengikuti tutorial.

Mata kuliah yang yang dibawakan pada semester 1, Pengantar Ilmu Politik dan semester III, Komunikasi Bisnis dan Hukum Media Massa.

Pengelola Pokjar UT Jeneponto Ir. Wahidah, menambahkan penyuluh KB di Jeneponto ikut kuliah UT sebanyak dua kelas, satu semester III dan semester 1, prodi Ilmu Komunikasi. “Sosialisasi dilakukan secara intensif sehingga dapat menggalang mahasiswa dari tenaga penyuluh KB itu,” ungkap Wahidah. (Nasrullah).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *