AMCF Bantu Unismuh Makassar Rp7 Miliar

Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM berbicang dengan Yayasan Muslim Asia (AMCF) Dubai, Syech (HC) Mohammad MT. Khoory dilokasi pembangun masjid Subulussalam Al – Khoory Unismuh Makassar, Jumat 24 November 2017.-nasrullah-

RAKYATBERSATU.-  Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah puluhan tahun membangun kerjasama dengan  Asia Muslim  Charity Foundation (AMCF)  Dubai. Kerjasama yang terbangun selama ini sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh Unismuh Makassar.

Bahkan di sambutan Ketua BPH Unismuh Makassar, Dr Ir HM Syaiful Saleh, M.Si diacara peletakan batu pertama pembangunan masjid Subulussalam Al Khoory Unismuh Makassar, Jumat 24 November 2017, mengatakan,  AMCF ini sudah banyak berbuat nyata terhadap  persyarikatan Muhammadiyah, khususnya bagi Universitas Muhammadiyah Makassar.

Masjis Subulussalam Unismuh Makassar yang sekarang ini sedang dibongkar juga adalah bantuan dari AMCF, kemudian karena kapasitasnya sudah tidak bisa lagi menampung lebih banyak jamaah maka, AMCF kembali membantu  dengan memperluas kapasitas masjid Subulussalam (sekaran berubah nama majis Subulussalam Al –Khoory Unismuh Makassar).

Menurut  Rektor Rahman Rahim, tadinya perluasan masjid ini dirancang  tetap satu lantai, namun Donatur Yayasan Muslim Asia (AMCF), Syekh (HC) Mohammad MT.Khoory meminta dibangun tiga lantai dengan jumlah dana hibah yang disiapkan sebesar Rp7 miliar.

Bahkan  Syekh (HC) Mohammad MT. Khoory  dari AMCF  berjanji  tidak hanya bantuan pembangunan masjid di Unismuh, tetapi kedepan dia juga memiliki program  yaitu program pusat kemanusiaan yang berpusat di Makassar.

Dan untuk mendorong suksesnya program ini, maka AMCF menyiapkan  tiga buah kapal berlayar untuk melayani pulau-pulua terpencil di kawasan Timur Indonesia dalam kegiatan-kegiatan riset dan kemanusiaan.

Syech (HC) Mohammad MT Khoory, saat memberikan sambutan diacara peletakan batu pertama pembangunan masjid Subulussalam Al Khoory, sempat mengenang KH Djamaluddin Amien. Menurutnya AMCF pertama kali masuk di Unismuh  pada masa KH Djamaluddin Amien.

Syech Mohammad MT Khoory merasa sangat berterima kasih kepada almarhum KH Djamaluddin Amien, karena merekalah  Mahad Al-Birr ini ada di Unismuh. Dan kerjasama ini masih tetap langgen sampai sekarang ini. Dikatakan awal memulai melakukan kerjasama, jumlah mahasiswa Unismuh masih sekitar 3000-an lebih, tetapi sekarang ini jumlah sudah hamper 30 ribuh orang. “Ini sungguh luar biasa kemajuan yang dicapai Unismuh Makassar,”ujar  Mohammad MT Khoory.(nasrullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *