Begini Cara SD Negeri Borong Peduli Sampah

RAKYATBERSATU.COM.- Kata “peduli” itu bukan hanya sekadar jargon yang diucapkan tapi perlu contoh dan tindakan. Bahkan, bukan hanya murid-murid yang perlu diedukasi agar peduli, tapi juga para guru, termasuk soal penanganan sampah.

Bila guru telah peduli dan mengambil inisiatif dalam pengelolaan daur ulang sampah, niscaya akan lebih mudah menularkannya kepada murid-murid. Apalagi jika dikaitkan dengan Sekolah Adiwiyata, yang mesti menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya.

Hal itulah yang menjadi alasan dilaksanakannya Pelatihan Pembuatan Baju Daur Ulang di SD Negeri Borong, Sabtu, 22 Februari 2020. Pelatihan yang dilakukan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), 21 Februari ini, diikuti oleh sekolah-sekolah pada Gugus V se-Kecamatan Manggala. Sekolah dimaksud selain SD Negeri Borong, juga SD Inpres Borong, SD Inpres Batua 1, SD Inpres Batua 2, SD Inpres Tello Baru 2 dan SD Inpres Tello Baru 3.

Menurut Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG), Sahrina, S.Pd, tujuan pelatihan ini terkait dengan pemanfaatan daur ulang sampah untuk mewujudkan Adiwiyata. Prinsip dasar Sekolah Adiwiyata memang mencakup edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Program pendidikan lingkungan hidup ini hendak membangun karakter peserta didik agar sejak dini mencintai lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *