Dosen FIK UNM Berikan Pelatihan Terapi Massage Bagi WargaTakalar

Dosen FIK-UNM, Dr. Wahyudin, M.Pd (Ketua) sedang menyajikan metode ceramah dan tanya jawab pada kegiatan PKM Pelatihan Terapi Massage bagi warga di Desa Bonto Lanra, Kec. Galesong Utara, Kab. Takalar, Minggu (23/6/2019).

RAKYATBERSATU.COM.- Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar (FIK-UNM) melaksanakan kegiatan Pelatihan Terapi Massage bagi warga di Desa BontoLanra, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar (LP2M-UNM) yang bertempat di Desa BontoLanra, Kecamatan Galesong Utara, KabupatenTakalar, Minggu (23/6/2019).

Dosen pengabdidari FIK UNM tersebut masing-masing, Dr. Wahyudin, M.Pd (Ketua), Dr. Saharullah, M.Pd (Anggota), Dr. Yasriuddin, M.Pd (Anggota) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul PKM Pelatihan Terapi Massage di Kabupaten Takalar. Adapun peserta dari kegiatan tersebut adalah warga Desa Bonto Lanra yang tergabung dalam anggota Karang Taruna Pa’rappunganta yang berdiri pada tanggal 17 Juli 2017 tepatnya di Jalan Pendidikan Bonto Lanra No. 1, Takalar.

Dosen FIK-UNM, Dr. Wahyudin, M.Pd (Ketua) sedang mempraktekkan metode demonstrasi pada kegiatan PKM Pelatihan Terapi Massage bagi warga di Desa Bonto Lanra, Kec. Galesong Utara, Kab. Takalar, Minggu (23/6/2019).

Kepala Desa Bonto Lanra, Sahriah Syam, SE menyambut dan merespon positif kegiatan pelatihan terapi massage bagi warganya di Desa BontoLanra terutama bagi warga Karang Taruna yang dilakukan oleh dosen FIK UNM.

“Kami tentu sangat setuju dengan kehadiran dosen-dosen dari FIK UNM untuk berbagi ilmu dan keterampilan bagi warga kami terutama dalam hal terapi massage ini, apalagi keterampilan ini sangat bermanfaat untuk kesehatan,”kata Sahriah Syam.

Sementaraitu, Ketua Karang Taruna Pa’rappunganta, Suparman, S.Si berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan di masa-masa yang akan dating sehingga masyarakat benar-benar dapat memahami secara mendalam keterampilan yang diberikan tersebut.

“Saya sangat merasakan manfaat dari pelatihan terapi massage ini meskipun demikian kami masih sangat penasaran, oleh karena itu kami berharap ini bias berlanjut karena azas manfaatnya besar sekali baik untuk kesehatan maupun untuk menjadi pundi-pundi penghasilan bagi warga yang dapat menekuninya karena ini bagian dari jasa yang bias diterapkan pada orang lain,”tegas Suparman yang diamini warga lainnya yang ikut dalam kegiatan PKM tersebut.(Wahyudin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *