Prof Edy Ingin Unismuh Makassar PTS Pertama di Luar Jawa Terakreditasi Institusi A

 Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edy Suandi Hamid, M.Ec (kiri), Ketua BPH Unismuh, Dr Ir HM Syaiful Saleh, M.Si (kedua kiri), Wakil Rektor I, Dr Ir Rakhim Nanda (tengah), Wakil Rektor IV, Ir H Saleh Molla (kedua kanan) dan Wakil Rektor II, DR Andi Sukri Syamsuri sebelum kuliah umum di mulai, Jumat (6/4/2018) di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar.-nasrullah-

RAKYATBERSATU.COM.-Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Edy Suandi Hamid, M.EC, manaruh harapan yang luar biasa kepada Unismuh Makassar agar dalam reakreditisi institusi pada  2019  tahun depan, Unismuh Makassar sudah bisa mendapatkan akreditasi institusi A dari BAN-PT.

 Karenanya Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, tidak henti-hentinya memberikan support maupun dorongan kepada Unismuh Makassar agar bisa menjadi perguruan tinggi swasta pertama di luar pulau Jawa yang terakreditasi institusi A.

Dan menurut Prof Edy Suandi, dirinya sangat optimis Unismuh Makassar bisa mendapatkan akreditasi institusi A di 2019. “Saya sangat optimis itu, karena rektor, BPH, dan  seluruh instrument pimpinan perguruan tinggi di Unismuh Makassar semangatnya sangat luar biasa,”ujar Prof Edy.

Prof Edy Suandi Hamid, mengatakan hal ini, saat memberikan kuliah tamu di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Jumat (6/4/2018). Hadir Ketua BPH, Dr Ir HM Syaiful Saleh, M.Si, Wakil Rektor I,  Dr Ir Rakhim Nanda, Wakil Rektor II, Dr H Andi Sukri Syamsuri, Wakil Rektor III, Dr Muhammad Tahir, Wakil Rektor IV, Ir HM Saleh Molla, sejumlah dekan, wakil dekan, ketua prodi, direktur serta ketua-ketua lembaga se Unismuh Makassar.

Dikatakan, Prof Edy dalam proses akreditasi baik itu institusi maupun prodi ada dua hal yang perlu diperhatikan, yakni hal-hal yang bersifat teknis dan non teknis. Jika dua hal ini bisa diatasi maka sangat yakin Unismuh Makassar bisa mencapai akreditasi institusi A. Dan ini sudah ada gambaran yang nyata, dari semangat rektor, BPH dan seluruh pimpinan perguruan tinggi sudah sangat luar, karena ini sangat menentukan apa yang ingin dicapai.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Edy, juga mengingatkan  untuk mewaspadai praktek plagiat dalam menyusun borang akreditasi. Sebab ada kejadian di perguruan tinggi wilayah barat  dua prodi yang  ditengarai melakukan plagiat dan terpaksa harus di hukum 2 tahun. Jadi selama di hukum prodi tersebut tidak bisa menerima mahasiswa. Makanya Prof Edy mengingatkan praktek plagiat ini sedapat mungkin dihindari. (nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *