Prof Jasruddin: Perguruan Tinggi akan mati perlahan jika Dikelola dengan Pola Lama

RAKYATBERSATU.COM.– Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin M.Si menyebut bahwa perguruan tinggi akan mati perlahan-lahan jika masih dikelola dengan tata kelola pola lama,

“Saat ini perubahan sangat cepat sehingga struktur organisasi juga perlu di ubah dan menyesuaikan dengan perubahan,” katas Prof Dr Jasruddin M.Si, pada acara Pelantikan Pengurus Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX, Sosialisasi Aplikasi Sinerga, Ramah Tamah Tiga Pegawai LLDIKTI IX memasuki masa pensiun dan beralih jadi dosen serta penyerahan SK Guru Besar, Selasa (31/12/2019) di Kantor LLDIKTI IX di Jl Bung Tamalanrea Makasaar.

Dijelaskan Jasruddin, jika Wakil Rektor II bidang keuangan jika tugasnya hanya mengelola keuangan saja, namn  tidak tahu bagaimana mencari uang,perlu di ganti saja. “Perguruan Tigggi yang hanya andalkan SPP tidak mampu survive lagi. Inefesiensi bagi tata kelola PT harus ditinjau ulang lagi,” tegasnya.

Disebutkan Jasruddin bahwa Inovasi dan adaptasi pada perguruan tinggi menjadi keharusan dengan melakukan strategi, memotong lintas waktu. ” Jadi kalau membaca sejarah kemajuan Cina atau Jepang maka itu sudah tidak laku lagi karena tentu butuh waktu lama untuk memburunya,” ungkapnya.

“Makanya harus datang melihat dan menyaksikan kemajuan yang telah di capai di negara itu kemudian di ambil apa yang bisa dikerjakan, kita harus memotong lintas waktu,” sambungnya.

Dibagian lain Jasruddin menyarankan pengelola kampus perlu mencari prodi yang tidak ada matinya seperti misalnya prodi psikologi yang sampai hari ini belum tergantikan oleh robot.

“Saya menyarankan perguruan tinggi di luar Makassar agar memikirkan membuka prodi psikologi dengan melakukan kerja sama dengan pengelola program magister psikologi untuk persiapan tenaga dosen,” sebutnya.

Perguruan tinggi harus cerdas melihat peluang membuka prodi. Di beberapa negara konsultan hukum kurang diminati karena masyarakat serba digital dan teratur sehingga pelanggaran hukum semakin menurun. “Tetapi yang menarik di kembangkan adalah cyber law (hukum digital), tandas  Direktur PPs-UNM pada masanya ini. (yahya).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *