Workshop Hasil Monev DAK Ditjen PAUD dan Dikmas di Makassar

Kepala BP-PAAUD dan Dikmas Sulsel,  Pria Gunawan SH M.Si

RAKYATBERSATU.COM.-Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAAUD dan Dikmas) Sulawesi Selatan, Pria Gunawan SH Msi, membuka Workshop Hasil Monev DAK Ditjen PAUD dan Dikmas mewakili Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud.

Workshop yang berlangsung di Aula Anging Mammiri BP-PAUD da Dikmas Sulsel itu diikuti 48 peserta dari 24 kabupaten dan kota se Sulsel. Mereka berasal dari inspektorat dan dinas pendidikan kabupaten dan kota.

Pria Gunawan mengatakan, workshop hasil monitoring dan evaluasi (monev) DAK (fisik dan nonfisik) ini diadakan di seluruh Indonesia dan dilaksanakan oleh Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas.

Dikatakan, kaitan antara Balai dan pelaksanaan workshop ini adalah sebagai “jembatan” antara pusat dan daerah. Dan itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BP PAUD dan Dikmas.

Pada ksempatan tersebut Pria Gunawan menjelaskan program dan tugas pokok BP-PAUD dan Dikmas Sulsel dalam membangun pendidikan di daerah ini.

Tugas pokok yang dimaksud Pria Gunawan yakni, pengembangan model yang dilakukan oleh pamong belajar BP-PAUD dan Dikmas Sulsel. Model ini dapat divalidasi oleh direktur teknis.

Setelah diverifikasi dan dianggap lengkap dan brrmanfaat, maka model tersebut bisa diadaptasi sesuai kebutuhan daerah melalui koordinas dan kolaborasi dengan diknas setempat.

Sejumlah model, lanjut Pria Gunawan, sudah dikembangkan di beberapa daerah. Khusus model pembelajaran buta aksara, telah dikembangkan di tujuh kabupaten.

“Tahun 2020, baru 13 model yang akan dibedah,” kata Pria Gunawan.

Fungsi kedua BP-PAUD dan Dikmas kata Pria Gunawan adalah pengembangan mutu. Dalam hal pengembangan mutu, BP-PAUD dan Dikmas tidak melakukan akreditasi, tetapi membantu lembaga agar layak diakreditasi.

“Saat ini ada sekitar 8.000 lebih, sehingga perlu percepatan proses akeditasi,” kata Pria Gunawan.

Pengembangan mutu dan pengembangan model menurut Pria Gunawan adalah tugas utama balai.

Ketiga ketiga adalah fasilitasi. Dalam hal balai memberikn pembinaan dan memfasilitasi daerah, satuan pendidikan, mitra kerja, dan stake holder.

Kepala Sub Bagian Umum BP-PAUD dan Dikmas Sulsel Safrullah S.Sos MM melaporkan, kegiatan berlangsung sehari, dimulai pukul 11.00 dan erakhir pukul 21.00.

Usai pembukaan, Plt Kabag Perencanaan dan Penganggaran Dikmas, Eru Ahmad Suratman memberi pengarahan dan menjelaskan kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas tahun 2019.

Dikatakan, peserta workshop akan menerima materi antara lain dari Direktorat PAUD dan Dikmas Kemendibud, Kejati Sulsel, dan tim teknis DAK PAUD dan Dikmas. (rls/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *