Anggota Dewan Reses, RT/RW Tak Hadir

Anggota DPRD Makassar, H. Irwan Djafar dari Partai Nasdem dihadapan warga ORW 2 Jln Sungai Tallo kel. Pisang Utara Kec Ujung Pandang, Jumat (9/3).(foto: ardhy m basir)

RAKYATBERSATU.COM.– Memasuki masa reses II masa persidangan ke II tahun sidang 3017-2018, anggota DPRD Makassar melakukan reses dengan mendatangi daerah pemilihannya.

Seperti halnya H. Irwan Djafar dari Komisi B, Partai Nasdem mengunjungi tiga kecamatan, masing-masing di kecamatan Makassar, Rappocini dan Ujung Pandang.

Di kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Irwan bertemu dengan warga namun sayang dalam kunjunganya ini tak seorangpun Ketua RW/RT yg hadir.

“Saya hadir ditengah warga tidak ada hubunganya dengan Pilwali, hanya kebetulan partaiku sama. Ketua RW/RT tidak usah takut, saya hadir karena amanah undang-undang dan dibiayai oleh negara,” tutur Irwan.

Menurut Irwan, sebagai anggota dewan ada 3 tugasnya yaitu sebagai pembuat undang-undang sebagai pengawas dan bajetin.

Sebagai pembuat undang undang, Irwan mengingatkan warga agar tidak membayar retribusi apapun namanya jika ditarik berdasarkan Perwali, itu kesalahan besar. Sebagai Pengawas anggota DPR bersama pemerintah melakukan pengawasan terhadap jalannya perintahan. Dan sebagai bajetin dewan yang mengetok palu diterima tidaknya anggaran tersebut.

Irwan secara gamblang mengatakan bahwa gaji RT/RW adalah Rp. 1 jura/ bln. Jika ada yang menerima hanya Rp. 250 ribu itu satu pelanggaran. Soal 9 indikator yang harus dipenuhi oleh para ketua RT/RW, kemudian ada yg hanya mendapat Rp. 250 ribu itu kekeliruan, karena semua RT/RW sudah mencapai 9 indikator.

Mau bukti, tanya Irwan. Makassar meraih Adipura berarti Makassar bersih dan aman. Jadi tidak benar jika hak RT/RW di disunat.

Irwan berjanji akan selalu berada ditengah warga kapan saja warga butuhkan. (AB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *