Berpisah di Bone, 30 Tahun Baru Ketemu di Makassar

 Para alumni SPP-SUPM Negeri Bone Angkatan 88 foto bersama di Grand Asia Hotel, Sabtu (31/3/2018).-nasrullah-

RAKYATBERSATU.COM.-Sebanyak 37 orang alumni Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) – Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri (SUPM) Negeri Bone Angkatan 88, sejak berpisah selama 30 tahun yang lamanya, Sabtu (31/3/2018), baru ketemu di Pertemuan Alumni SPP-SUPM Negeri Bone yang dilaksanakan di Grand Asia Hotel, Makassar.

Pertemuan sesama alumni SPP-SUPM Negeri Bone ini adalah yang pertama kali dilaksanakan. Sehingga pertemuan ini dianggap moment yang paling bahagia bagi teman-teman untuk saling memperkenalkan  keberadaan masing-masing. Bahkan ada beberapa alumni di luar Sulsel, seperti Papua.

Tidak hanya sebatas perkenalan pekerjaan, tetapi juga moment untuk memperkenalkan keluarga. Karena sebagian besar ada yang membawa keluarga dalam hal ini istri dan anak.

Ketua Panitia Reuni SPP-SUPM Negeri Bone Angkatan 88, Dr Abdul Haris Sambu, kepada media, mengatakan, alumni SPP-SUPM Angkatan 88 ini berjumlah 73 orang yang sekangkatan, dan 4 orang diantaranya sudah meninggal dunia. Dalam reuni ini tidak semuanya hadir, tetapi hanya dihadiri 37 orang.

Dosen peneliti Unismuh Makassar ini, mengatakan,pertemuan dengan teman-teman seangkatan ini, adalah pertemuan yang pertamakalinya dilaksanakan sejak 30 tahub berpisah. Alhamdulillah yang hadir dalam reuni pertama ini, teman-teman yang berasal dari Bne, Wajo, Palopo, Pinrang, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Soppeng, Gowa, Takalar, Bulukumba, Bantaeng dan Sinjai.

Reuni kali ini sekaligus dirangkaikan dengan rapat kerja dan dalam rapat kerj melahirkan tiga konsep atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Seperti yang disebutkan Haris Sambu, tiga program kerja yang akan dilaksanakan adalah, pertama,  adalah pengembangan akademik.

Untuk pengembangan akademik mengusahan sebuah penerbitan buku dan jurnal. Kedua, pengembangan organisasi dan bisnis, seperti pengembangan usaha yang bergerak di bidang usaha perikanan tambak dan ketiga, adalah melakukan kegiatan-kegiatan sosial, seperti pengadaan baju pengantin dan membantu teman-teman jika ada dalam kesulitan.-nasrullah-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *