Kemenristekdikti Monev 68 Peneliti di Kampus Unismuh

Para peneliti dari beberapa perguruan tinggi yang ikut monev, Jumat 20 Oktober 2017 di Kantor LP3M Unismuh Makassar.

RAKYATBERSATU.–Kementerian Riset dan Teknologi  Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI melakukan monitoring dan Evaluasi (monev) eksternal DRPM 2017, kepada 68 peneliti di 19 perguruan tinggi di Kantor LP3M Kampus Unismuh Makassar, Jumat, 20 Oktober 2017.

Adapun tim monev dari Kemenristekdikti adalah Sal Prima Yudha S dari Universitas Bengkulu.

Monev eksternal ini dilaksanakan sejak tanggal  19 Oktober 2017 yang diikuti  22 peserta dari perguruan tinggi,  STIE Muhammadiyah Palopo (1),  STI Farmasi Makassar (1), STKIP YPUP Makassar (1),  Universitas Andi Jemma Palopo (1),  Universitas Cokroaminoto Palopo (2), Uncokro Makassar (2), UIM (9), Unsa (1),  STMIK Kharisma Makassar (1), STT Kelautan (2).

Sementara hari kedua 20 Oktober sebanyak 45 peserta monev,  dari 8 perguruan tinggi, yakni  Unismuh Makassar (13, UM.Parepare (12),  STIM Nitro Makassar (1),  STIMIK Dipa Negara Makassar (2), STIMIK Handayani Makassar (2),  Univ. Atmajaya Makassar (2), Unibos  Makassar (8) dan UKI PAULUS Makassar (6).

Salah seorang peneliti yang ikut monev, Dr Ir Darwis Panguriseng,  kepada media usia di monev  dari Kemenristekdikti mengatakan,  ada beberapa hal yang ditanyakan dalam monev, diantaranya sejauhmana hasil pelaksanaan  kegiatan penelitian, menanyakan sejauhmana capaian yang telah diperoleh,  dan apa rencana tindakllanjutnya kedepan.

Mantan Wakil Rektor I Universitas 45 Makassar (Unibos) ini mengaku pelaporan hasil kegiatan ini dianggap sangat singkat. Baru tanggal 20  Oktober di monev, laporannya paling lambat 30 Oktober harus dimasukkan.

“Ini bagi kami sebagai peneliti sedikit kewalahan jika dipaksakan harus masuk  laporannya paling lambat 30 Oktober ini,”tandasnya.(nasrullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *