Lutim Juara Umum MTQ, Kemenag Siapkan Bantuan Pembinaan Pesantren

RAKYATBERSATU.COM.– Sukses kontingen Luwu Timur (Lutim)  sebagai juara umum  pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, membuat Kementerian Agama menaruh perhatian yang besar, utamanya dalam pembinaan keagamaan di kabupaten yang terbilang baru itu.

‘’Sukses sebagai tuan rumah dan pencapaian prestasi juara umum, merupakan hal yang luar biasa,’’ kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, saat menyampaikan sambutan pada Penutupan MTQ XXX Tingkat Provinai Sulawesi Selatan, di City Center Luwu Timur (CCLT), Sabtu 7 April 2018 malam.

MTQ yang telah dihelat sejak 1 April 2018, kata Kakanwil, terbilang sukses, berjalan sesuai rencana, dan tanpa hambatan. Kerja keras semua pihak termasuk stake holder, dan para kafilah yang datang dari 24 kab/kota di Sulawesi Selatan, juga menjadi pendorong keberhasilan MTQ ini.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, yang telah menjadi tuan rumah yang baik, seganap panitia pelaksana yang telah bekerja siang malam, mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini hingga malam penutupan,” ujar Kakanwil.

Sebagai apresiasi dari itu semua, kakanwil menyatakan, kesediaan membantu pondok pesantren yang ada di Luwu Timur, sebagai basis pembinaan qari dan qariyah, hafiz dan hafizah. “Kami akan membantu dua pondok pesantren di Luwu Timur,” katanya tanpa menyebut jumlah bantuan yang akan diberikan.

Dikatakan, MTQ selain sebagai ajang silaturrahmi, juga sebagai syiar dakwah dan pembinaan umat Islam. Olehnya itu, MTQ yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, menjadi nuansa keagamaan atau simbol yang tidak hanya sebatas MTQ, tapi pengamalan ajaran agama tentu yang lebih penting.

Menurut Wahid Thair, sukses Luwu Timur menjadi tuan rumah dan juara umum, menjadi bukti nyata, bahwa daerah ini sudah sejajar dengan daerah lain, di Sulawesi Selatan. “Meski terbilang baru, tapi prestasinya luar biasa,” katanya.

Pasca MTQ, pembinaan berkelanjutan terus dilakukan, terlebih menghadapi even nasional, yang direncanakan di Medan, Sumatera Utara, Oktober nanti. Wahid Thahir mengatakan, piahkanya akan menyelenggarakan training center (TC), untuk pemusatan latihan qari dan qariyah, hafiz dan hafizah yang akan diikutkan pada MTQ nasional.

“Kita berharap semoga Luwu Timur bisa menjadi tuan rumah TC, yang akan dilaksanakan usai bulan puasa,” tandasnya.

Bupati Luwu Timur, H. Thoriq Husler mewakili gubernur menutup penyelenggaraan MTQ. Suasana haru terasa menyelimuti lokasi MTQ, para undangan yang hadir, termasuk para kontingen dengan offisialnya masing-masing merasakan momen perpisahan itu. Selama sepekan berlomba menampilkan prestasi dan prestise mereka, kini saatnya harus berpisah.

Dalam sambutannya, Husler menilai, MTQ yang telah dilaksanakan secara baik, membuktikan pihaknya mampu melaksanakan amanah itu dengan baik. “Alhamdulillah kegiatan ini terselenggara dengan baik, kalau ada sesuatu kekurangan tentunya itu di luar kesengajaan, dan merupakan keterbatasan kami selaku manusia, karean kesempurnaan itu hanya miliki Allah Swt,” tandasnya.

MTQ ujar Husler, adalah kegiatan syiar Islam dengan senantiasa mengarahkan umat manusia untuk membaca, mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran agama itu sendiri.

“Membumikan Al-Qur’an (mengamalkan) melalui perintah dan larangan, sehingga dengan ikut serta berpartisipasi dan momentum MTQ, berarati pada hakikatnya umat Islam telah melaksanakan ajaran agamanya dengan baik.

“Ajaran Al-Quran yang diakselerasikan dalam ajang MTQ, menjadi sebuah keniscayaan, bahwa Al-Qur’an menjadi kitab suci yang tidak hanya dibaca, dihafal, atau dilantunkan, tapi terlebih harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Husler pada acara yang juga dihadiri Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae.

Penutupan MTQ ditandai dengan penampilan tari kolosal siswa-siswa, penyerahan hadiah juara umum dari gubernur diwakili Bupati Luwu Timur kepada Wakil Bupati Luwu Timur, penyerahan hadiah dan piala dari gubernur Sulsel kepada para qari dan qariyah, hafiz dan hafizah yang memperoleh peringkat terbaik 1, 2 dan 3.

Pembacaan pengumuman pemenang disampaikan Koordinator Dewan Hakim Dr. KH. Yunus Shama Lc, MM, Pembacaan doa oleh Sekretaris Dewan, Dr. H. Kaswad Sartono M.Ag.

Tampak hadir Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel Drs.H. Suherman, MM., Ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam, SH., Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel, Drs. H. Rappe, M.Pd. (dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *