Syamsari Kitta: ASN Yang Malas di Kenakan Sanksi

RAKYATBERSATU.COM.-Bupati Takalar Syamsari Kitta kembali mewanti-wanti ASN dilingkup Pemkab Takalar untuk terus meninkatkan kinerjanya. Ada sanksi yang akan diberikan jika ASN malas. Hal tersebut tertuang dalam Surat edaran yang kini beredar yang ditanda tangani langsung oleh Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Bupati Takalar Syamsari Kitta yang sebelumnya disorot dengan kebijakan mutasinya, sekarang mengeluarkan surat edaran bernomor 800/170/ Kepeg tertanggal 22 Januari 2018. Beberapa poin yang tertuang dalam surat edaran tersebut, adalah adanya permintaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menonaktifkan semua tenaga honorer.

Penonaktifan yang dimaksud dikecualikan bagi tenaga PTT yang di biayai APBN, tenaga honorer seperti K1 dan K2, serta honorer yang menerima honor tetap yang dibiayai APBD.

“Saya menyakini bahwa kebijakan ini untuk menata ulang tenaga sukarela. Apalagi terkait dengan adanya pemberian TPP untuk memaksimalkan kinerja ASN yang selama ini bermalas-malasan, hanya tergantung pada tenaga honorer saja. Saya berharap kinerja ASN yang diharapkan jauh lebih meningkat, jika masih ada Aparatur Sipil Negara di lingkup Kabupaten Takalar yang bermalas-malasan akan di kenakan sanksi berat,“tegas Bupati Takalar Syamsari

Dengan berlakunya surat edaran tersebut, maka ada ribuan tenaga honorer yang diberhentikan dan dirumahkan yang disandang berstatus pengangguran pada semua OPD, khususnya tenaga sukarela saat ini

Salah satu mantan honorer yang enggan disebutkan namanya mengatakan sangat kaget dengan kebijakan dari bupati Takalar itu.

“Jujur kami kecewa dengan kebijakan ini, harusnya pemerintah memperjuangkan kami, tapi ini dilakukan pemberhentian, apalagi pemberhentian ini tidak memiliki pegangan (pengalaman kerja),”katanya. Selasa (30/1).(ar/r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *