Tapak Suci Butuh Pemimpin Visioner

RAKYATBERSATU.COM.-Kita berharap pimpinan umum Tapak Suci adalah seseorang pemimpin yang visioner demi kemajuan Tapak Suci karena kedepan membutuhkan pemimpin yang mampu mengelola organisasi.

Demikian ditegaskan Sukrawa, Pimpinan daerah (Pimda) 068 Bontang Kalimantan Timur saat ditemui media disela-sela kegiatan Muktamar VX di Balai sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jum’at (23/2/2018).

Selain itu, Sukrawa mengatakan, seorang pemimpin itu ibaratkan supir, bisa membawa kendaraan dengan baik dan nyaman sehingga sampai ke tujuan dengan baik sehingga jangan sampai berhenti ditengah jalan dengan program yang kurang jelas, katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bagi kami yang setara dengan pimpinan daerah jelas kami menginginkan tapak suci sendiri bisa menghasilkan atlet-atlet yang handal, baik ditingkat lokal maupun nasional apalagi sampai ketingkat internasional.

“Kami juga melihat bahwa tapak suci sekarang sudah bagus karena sudah berbicara di tingkat internasional tapi alangkah bagusnya kalau kita atau atlet-atlet tapak suci lebih banyak lagi bisa berkiprah di tingkat internasional”

Sukrawa juga menjelaskan bahwa salah seorang atlet dari Bontang pernah mewakili Indonesia di tingkat internasional.

“Salah seorang atlet nasional kita dari Bontang yang bernama M Ikbal pernah mewakili Indonesia di ajang Sea Games, jadi terus terang kami dari Bontang amat tersanjung karena keberhasilan dia bisa membawa tapak suci Bontang yang notabenenya Bontang sendiri masih dibilang kota kecil namun bisa berprestasi ditingkat internasional”, ungkapnya

Namun didalam perjuangannya memberikan presentasi buat daerahnya, tapak suci putera Muhammadiyah Bontang ini juga sering mengalami beberapa kendala baik dari segi pembinaan maupun dari segi fasilitas latihan.

“Untuk kaderasi di daerah kami terkendala karena ruang lingkup kami yang kecil atau sempit, beda dengan kota-kota besar, jadi harus memotivasi atlet kami agar bisa berprestasi lebih tinggi lagi.

Selain itu fasilitas untuk berlatih juga yang menjadi kendala kami namun sekarang sudah ada perkembangan, tinggal kualitas dari pelatih yang perlu kita poles agar bisa membawa atlet kami jauh lebih baik” pungkasnya.

Ditanya mengenai jumlah anggota tapak suci Bontang, Sukrawa mengungkapkan bahwa, saat ini kelihatan agak surut karena pelatih yang dulu itu banyak yang telah pensiun jadi dari situ pengkaderannya yang kurang sehingga untuk penggantian pelatih-pelatih yang lama terjadi kesenjangan sehingga kurang berkesinambungan.

Bontang adalah daerah pertama lahirnya tapak suci di Kalimantan Timur dan sudah ada sejak tahun 1982.

“Tapak Suci Putera Muhammadiyah Bontang jika mengupas masa lalu adalah cikal bakal tapak suci yang ada di Kalimantan Timur, baru ke Kota Samarinda lalu ke daerah-daerah lainnya”, tegasnya.

Untuk Muktamar XV diadakan di Kota Makassar, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Bontang Kalimantan Timur mengirimkan delegasinya sebanyak 6 orang. (darsil).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *