Tenis Meja Kota Makassar Berbenah Menuju Porkot ke VII

Ketua Umum PTMSI Kota Makassar, Andi Akbar, S.Pd, M.Pd dan Ketua Harian, Dr. Wahyudin, S.Pd, M.Pd memimpin rapat persiapan PORKOT VII 2019 Pengurus Kota PTMSI Kota Makassar di GOR Tenis Meja Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM, beberapa waktu lalu.

RAKYATBERSATU.COM.– Pengurus Kota PersatuanTenisMejaSeluruh Indonesia (Pengkot PTMSI) Kota Makassar terus berbenah dalam rangka persiapan menuju event Pekan Olahraga Kota (PORKOT) ke-VII se Kota Makassar yang akandigelar pada tanggal 22-26 April 2019 mendatang. Segala persiapan tersebut sekaligus menegaskan keseriusan organisasi tenis meja tersebut untuk menjadikan ajang Porkot menjadi sukses dan berjalan lancar sesuai harapan.

“Sebagai ketua di induk organisasi PTMSI Kota Makassar ini, tentu punya harapan dan keinginan yang besar untuk melihat hajatan Porkot ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar demi melahirkan bibit-bibitbaru di cabang olahraga tenis meja untuk Kota Makassar, sehingga saya sangat berharap agar seluruh pengurus dan teman-teman yang tergabung dalam kepanitiaan agar kiranya tidak setengah-setengah dalam bekerja tetapi mari kita berbenah dengan membangun koordinasi antar setiap lini dalam kepanitiaan, oleh karena kesuksesan Porkot nantinya adalah kesuksesan kita bersama dalam membangun tatanan organisasi tenis meja di tengah-tengah masyarakat Kota Makassar,” ujar Ketua Umum Pengkot PTMSI Kota Makassar, Andi Akbar, S.Pd, M.Pd, Rabu (13/3/2019) di sela-sela kesibukannya.

Lebih lanjut Andi Akbar mengemukakan bahwa cabang olahraga tenis meja di Porkot akan mempertandingkan 5 nomor pertandingan masing-masing tunggal putera, tunggal puteri, ganda putera, ganda puteri, dan ganda campuran.

”Kami perlu saampaikan juga kemasyarakat bahwaPorkot kali menyediakan hadiah yang lumayan bagus karena selain para juara dapat medali dan piagam penghargaan, para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan yang nilainya kisaran 3 juta rupiah bagi yang juara satu, hal ini berdasarkan rapat di KONI Kota Makassar beberapa waktu lalu,”ungkap Dosen TenisMeja di Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar ini kepada wartawan Media online Rakyatbersatu.com.

Persyaratan peserta Porkot untuk Cabor tenis meja masing-masing, kelahiran 1999 ke atas (umur 20 tahun ke bawah), memiliki e-KTP, kartu keluarga, atau KTM atau kartu pelajar kota Makassar, atlet yang pernah mengikuti PORDA, kejurnas, dan PON tidak diperkenangkan ikut PORKOT VII 2019. Selanjutnya informasi lebihl anjut bisa media social Pengkot Kota Makassar di facebook Pengkot PTMSI Kota Makassar, twitter @ptmsi_makassar, atau IG ptmsi_makassar. (Wahyudin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *