STIKES Nani Hasanuddin Terpaksa Tolak 500 Maba

 Suasana tes maba gelombang kedua digelar Rabu, 20 Agustus 2014 di kampus Tamalanrea Makassar.
Suasana tes maba gelombang kedua digelar Rabu, 20 Agustus 2014 di kampus Tamalanrea Makassar.

Makassar.- Tahun akademik 2014 STIKES Nani  Hasanuddin Makassar menerima mahasiswa baru dua gelombang penerimaan. Penerimaan pertama sudah menjalani test awal Juli 2014, pelamar sekitar 1000 orang. Gelombang kedua tes masuk Rabu 20 Agustus 2014 sebanyak 500 orang. Dua kali tes itu maba diterima hanya sekitar 1000 orang,          sisanya sekitar 500 pelamar terpaksa ditolak.

Demikian ditegaskan Ketua STIKES Nani Hasanuddin Makassar, Dr. Yasir Haskas, S.Pt, SE, M.Kes didampingi Sekretaris Yayasan Pendidikan Nani Hasanuddin, Yusran Haskas, SKM, S.Kep, Ns, M.Kes di kampusnya Tamalanrea, Rabu 20 Agustus 2014.

“Setiap kali penerimaan maba,  kampus kami hanya bisa menampung  sekitar 1000 orang, sementara pendaftar terus meningkat, karena terpaksa ada yang harus ditolak. Hal  itu kami lakukan agar proses belajar dan mengajar selaras dengan rasio dosen yang dimiliki saat ini,” tandas Yasir Haskas.

Saat ini, STIKES Nani Makassar memiliki mahasiswa terdaftar sekitar 3604 orang dengan dosen tetap 140 orang.Para dosen itu, tiga orang bergelar doktor dan 3 orang sedang merampungkan studi doktor, dua  di Universitas Airlangga Surabaya dan satu di Unhas. “Ada Sembilan dosen kini sedang merampungkan studi S2 di beberapa kampus,” tandas magister manajemen PPs-UMI ini.

Para pengelola kampus, Ketua STIKES, Yasir Haskas (kanan), Ketua Yayasan, Yahya Haskas (kiri), Sekretaris Yayasan, Yusran Haskas (kedua dari kiri) dan mantan Ketua Stikes Nani Hasanuddin, Suarnianti (kedua dari kanan).
Para pengelola kampus, Ketua STIKES, Yasir Haskas (kanan), Ketua Yayasan, Yahya Haskas (kiri), Sekretaris Yayasan, Yusran Haskas (kedua dari kiri) dan mantan Ketua Stikes Nani Hasanuddin, Suarnianti (kedua dari kanan).

 Sejak kampus mulai beroperasi 5 Agustus 2004 dengan prodi yang dibina S1 Keperawatan dan  D3 Keperawatan ; Profesi Ners; D3 Kebidanan; D3 Farmasi, sedangkan alumni yang sudah dihasilkan mencapai sekitar 6000 orang.

Para alumni tersebut menyebar di dalam dan luar negeri. Terlacak alumni bekerja di rumah sakit internasional Kuala Lumpur; Arab Saudi, Brunai Darussalam, Timor Leste dan beberapa negara lainnya.

 Sekretaris Yayasan Pendidikan Nani Hasanuddin Makassar, Yusran Haskas, SKM, S.Kep, Ners, M.Kes menambahkan, pengembangan kampus ke depan, meningkatkan kualitas pembelajaran dan luaran memiliki daya saing  tinggi.

Rencana re-akreditasi prodi terus ditingkatkan dan bertekad untuk membuka program pascasarjana ilmu kesehatan. Peningkatan kualitas sumber daya dosen menjadi skala prioritas, tandas kandidat doktor ilmu-ilmu kesehatan PPs-Universitas Airlangga Surabaya ini. (ym/yd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *