971 Kepala Daerah Pecah Kongsi

RAKYATBERSATU.COM.– Mantan Dirjen Otda Kemendagri, Djohermansyah Djohan menyebut ada sekitar 971 kepala daerah hasil pemilihan Pilkada 2005 – 2014 yang pecah kongsi dengan wakilnya. Ini terjadi lantaran pasangan tersebut dipaksa dipasangkan atau dikawinkan paksa.

“Secara umum saya mengamati mereka berpasangan itu tidak karena suka sama suka tapi karena terpaksa. Jadi kalau itu yang terjadi saya sudah bisa mengira selanjutnya pecah kongsi kembali,” kata Djohermansyah Djohan di Gado-gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2018)

Djohermansyah menyebutkan sewaktu masih menjabat di Kemendagri di mencatat hanya 6 persen saja pesangan bupati yang tak berkonflik. Sebanyak 971 pecah kongsi, yang tidak pecah kongsi 77.

Menurut Djohermansyah, bupati yang pecah kongsi dengan wakilnya lebih cederung terjadi jika keduanya berasal dari partai politik. Sedangkan, kepala daerah yang berpasangan dengan wakil dari non partai biasanya lebih bisa bertahan lama.

“Itu faktornya wakilnya bukan dari partai politik, biasanya birokrat, mereka sudah terlatih loyal, dengan begitu mereka berhasil survive dan bisa berpasangan lagi,”tandasnya.(rbc/int)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *