300 Penunggak Bayar Listrik PLN Diputuskan Sambungan Listriknya

Manager PLN Bantaeng; Ir. Suaib.
Manager PLN Bantaeng Ir. Suaib.

Bantaeng, RB – Operasi Gerakan Berantas Tunggakan (Gebyar) yang dilaksanakan PLN Bantaeng mengakibatkan lebih dari 300 pelanggan PLN diputus sementara, sedangkan masih tersisa sekitar seratusan pelanggan.

Operasi ini dilakukan untuk mengecek para pelanggan PLN yang menunggak membayar tarif langganan listrik PLN. Eksekusi dengan cara memutuskan pelanggan yang ketahuan menunggak membayar biaya langganannya, masih dilanjutkan satu sampai dua minggu ke depan. Setelah itu akan dilakukan penertiban yang akan dipimpin langsung Manager PLN Bantaeng Ir. Suaib.

Kontributor rakyatbersatu.com di Bantaeng Akhmad melaporkan, menurut Ir Suaib di ruang kerjanya Kamis. 11/12 lalu, jumlah pelanggan PLN di Bantaeng yang menunggak menunjukkan grafik yang menaik.

“Ini sangat kita sayangkan, padahal kita sudah melakukan sosialisasi melalui radio maupun masjid-masjid untuk mengingatkan agar pelanggan tidak lupa membayar tepat waktu. Bahkan untuk bulan November saja, lanjut Suaib, jumlah tunggakan jika dirupiahkan mencapai lebih kurng Rp319 juta dari total 2000 pelanggan. “Jadi, pemutusan ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada pelanggan,” tegas Suaib.

30 Pelanggan Digratiskan
Di balik tindakan yang dilakukan berupa pemutusan sambungan bagi pelanggan yang menunggak, sebaliknya PLN Bantaeng memperlihatkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa bencana, Misalnya, terhadap 30 rumah warga yang hangus akibat kebakaran yang terjadi di Dusun Taniolo Desa Campaga Loe beberapa waktu lalu, PLN Bantaeng
menyambungkan listrik mereka tanpa memungut biaya apapun alias gratis.

“Ini kebijakan Manager Area kami ketika saya laporkan kejadian bencana tersebut. Beliau berpesan agar tidak memungut biaya apapun terhadap warga korban kebakaran” jelas Suaib.

“Pelanggan lain yang juga tertimpa musibah kebakaran, tapi belum disambungkan, akan diperlakukan hal yang sama. Untuk sementara yang tercatat selain 30 rumah, masih terdapat 5 rumah di Loka dan 2 rumah di Tompobulu, semua kita berikan pelayanan yang sama sebagai pelanggan PLN tanpa memandang strata sosial, status dan sebagainya,” kunci Suaib. (am/uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *