6 Tewas Akibat Bencana Alam di Bantaeng

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantaeng Ir Abd Rasyid S mengatakan, sebanyak 6 orang tewas akibat angin kencang, luapan air dan kebakaran yang melanda Kabupaten Bantaeng sepanjang 2013.

Ke 6 orang tersebut, diantaranya tertimpa pohon, terseret arus ke sungai serta akibat kebakaran, katanya di Bantaeng, Kamis (16/1).

Menurutnya, selain korban jiwa, sebanyak 897 unit rumah dan 10 Ha sawah mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin kencang dan luapan air tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Bantaeng mengatakan, ke-6 orang yang tewas terjadi pada 3 kecamatan masing-masing Kecamatan Bantaeng, Bissappu dan Pa’jukukang.

Sedang kerusakan rumah terjadi di seluruh kecamatan. Khusus kerusakan sawah yang mencapai 10 Ha, terjadi di Kecamatan Bantaeng, ujar Abd Rasyid.

Kepada para korban bencana tersebut Pemda melalui BPBD telah memberikan santunan dalam bentuk dana sebanyak Rp 45 juta kepada ahli waris korban serta bantuan perbaikan bangunan kepada 852 rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang dan luapan air.

Khusus kerusakan sebanyak 45 rumah di Kecamatan Bantaeng sebagai akibat luapan Sungai Garegea, Pemda melalui BPBD juga telah menyalurkan bantuan perbaikan darurat tanggul sungai sebesar Rp 170 juta.

Demikian pula dengan kerusakan sawah seluas 10 Ha akibat luapan Irigasi Balang Sikuyu, Pemda melalui BPBD telah menyalurkan Rp 54 juta untuk perbaikan darurat jaringan irigasi tersebut.

Sedang untuk membantu warga sebanyak 79 KK yang sempat terisolasi akibat bencana tersebut di Kecamatan Bantaeng, Bissappu dan Pa’jukukang, Pemda membantu logistik, seperti makanan siap saji hingga peralatan dapur.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *