Abraham Samad akan Lantik Pengurus LAKI 5 Daerah di Bantaeng

LAKIBantaeng, RBC – Ketua KPK Abraham Samad dijadualkan hadir di Bantaeng, 8 Januari 2015 untuk melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) di 5 (lima) kabupaten di Sulsel.

Menurut Sekretaris DPD LAKI Bantaeng; Andi Sofyan, kelima pengurus DPD yang dilantik itu masing-masing; Kabupaten Bantaeng, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Bulukumba. Sofyan jelaskan, serangkaian dengan pelantikan ini, akan diisi ceramah dan pengarahan oleh Kapolri, Kajagung, Mendagri dan Ketua Ombudsman. “Segala sesuatunya sudah kami persiapkan,” katanya.

Tempat Bermasalah

Hanya saja, kepada wartawan Selasa, 30/12/14, Sofyan menyayangkan karena tempat pelaksanaan acara menjadi persoalan. Ini disebabkan, lanjut Sofyan, karena tiba-tiba pihak Pemkab Bantaeng tiba-tiba memindahkan lokasi tempat acara pelantikan dari Gedung Kartini ke Lapangan Pantai Seruni. “Masalahnya kami sudah mengirim informasi tempat pelantikan ke Sekjen LAKI, dan kami sudah menyebar undangan ke berbagai pihak. Dalam undangan tersebut tertulis tempatnya di Gedung Kartini,” jelas Sofyan.

Pada mulanya, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah sendiri yang menunjuk Gedung Kartini, namun belakangan dibatalkan karena ternyata gedung tersebut sudah dibooking 2 bulan lalu oleh warga yang akan melaksanakan hajat pesta pengantin, yang waktunya bertepatan dengan tanggal acara pelantikan.

“Ini tidak diketahui pak bupati. Perpindahan tempat acara saya terima infonya dari pak sekda,” kata Sofyan dengan mimik menyesal.  “Tapi untuk sesi pembekalan, kami diperkenankan menggunakan ruang pola kantor bupati,” tambahnya.

Hal lain yang dimasalahkan Sofyan, karena hingga kemarin dirinya dimintai SK DPD LAKI oleh Bupati Bantaeng. Padahal menurutnya, pihaknya sudah memberikan SK tersebut kepada bupati melalui ajudan.

Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat yang konsen pada permasalahan korupsi. LAKI didirikan tanggal 1 Agustus 2011 dengan visi: Memberantas korupsi di Indonesia, dan memiskinkan para pelakunya. Sedangkan misinya antara lain; memberikan pembinaan, sosialisasi, pencegahan, investigasi, verifikasi, pengawalan kasus, advokasi, melakukan pressure penegakan hukum dan menanamkan nilai-nilai budaya, norma dan tabiat anti korupsi kepada masyarakat.

LAKI berdiri dengan support struktur organisasi yang kokoh dan partisipatif. Hal ini dapat dilihat susunan organisasi yang terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Pusat, Korwil, DPC Kota/Kabupaten, Dewan Pimpinan Kecamatan, Dewan Pimpinan tingkat Kelurahan/Desa/RW/RT. yang tidak membedakan Agama & Suku. (armin/uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *