Ahmad Dhani Ternyata Fans Berat Indra Lesmana

Ahmad Dhani dan Indra Lesmana
Ahmad Dhani dan Indra Lesmana

Menjelang peluncuran resmi album kompilasi KFC Adu Bintang #2 – Diva Divo Indonesia, masih banyak insan musik bertanya-tanya, apa rahasia sukses kolaborasi mahakarya Ahmad Dhani dan Indra Lesmana. Pasalnya, selain keduanya berbeda generasi – genre musik yang diusung pun berbeda. Dhani yang berkiprah di industri musik Rock  awal tahun 1990-an sedangkan Indra Jazz Fusion merupakan generasi musisi akhir  1970-an.

“Rahasia sukes kolaborasi mahakarya kami berdua salah satunya karena saya merupakan fans berat Mas Indra Lesmana sejak lama. Jadi, jangan heran kalau sukses pergelaran musik megah bertajuk Adu Bintang 2  Diva vs Divo kini berlanjur ke album rekaman,” papar Ahmad Dhani kepada RB.Com di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut pentolan  band Dewa 19, The Rock, TRIAD dan Mahadewa yang pertama melansir album rekaman bertajuk “Dewa 19” tahun 1992 ini, sejak lama dirinya ingin mengajak putra tokoh Jazz Indonesia Jack Lesama dan penyanyi senior Mien Lesmana tersebut berkolaborasi. “Tapi berjodohnya sekarang. Walau agak terlambat, tapi kami enjoy berkolaborasi dengan konsep yang diusung masing-masing. Saya mengusung musik era 90-an, Mas Indra era 80-an,” jelas  bos Republik Cinta Management kelahiran  Surabaya, 26 Mei 1972 itu.

Sementara itu Indra Lesmana menyatakan, sukses dirinya berkolaborasi dengan Ahmad Dhani tak terlepas dari kemampuan masing-masing dalam menahan ego dalam bermusik. “Tanpa masing-masing menahan ego bermusik, tak akan tercipta harmonisasi musik fresh dan kekinian terutama pada lagu duet kami bertajuk Manusi,” tutur penyanyi, musisi Jazz, produser, komposer, sound engineer kelahiran Jakarta, 28 Maret 1966 yang diusia 10 tahun sudah tampil memainkan Keyboard berduet dengan Jack Lesama – sang ayah.

Gelontorkan 5 Singgel

     Album Kolaborasi Diva-Divo Indonesia yang identik  Mahakarya Ahmad Dhani dan Indra Lesmana bermaterikan 11 lagu. Dan guna lebih memanjakan telinga penggemar musik, pihak KFC Music Factory Indonesi (MFI)  menggelontorkan lima singgel sekaligus – dua karya jenius Dhani plus tiga karya Indra. Dan mempersilahkan para Music Director radio di tanah air memutarnya secara bersamaan.

Singgel tersebut meliputi “Kasidah Cinta” yang dilantunkan Eva Celia dan Al Ghazali dan “Cinta Mati” (Truth – Titi dan Ruth plus Marcell Siahaan – Mike Mohede. Sedangkan tiga  singgel karya jenius Indra Lesmana  masing-masing bertajuk Selamat Tinggal (3DIVA), Tiada Kata (Mulan Jameela dan Mike Mohede), serta lagu Ulurkan Tanganmu  (Truth dan Marcel Siahaan).

“Menggelotorkan lima singgel sekaligus, merupakan bukti keseriusan kami dalam mempromosikan album kolaborasi dua musisi jenius yang didukung para Diva-Divo plus penyanyi Rissing Star Indonesia terkini,” ujar Harun Nurasyid, Executive Produser MFI. * (naskah dan foto – ata)

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *