Akbar Faizal Nyatakan Maju di Pilgub Sulsel

Akbar Faizal sedang pidato, dan Andi Altin Noor (kiri)
Akbar Faizal sedang pidato, dan Andi Altin Noor (kiri)

Makassar, (rakyatbersatu.com) – Magnet Pilkada Gubernur Sulawesi Selatan ternyata sangat kuat. Pilkada yang baru akan dilaksanakan sekitar empat tahun kemudian itu, sudah menarik ambisi para politikus yang merasa punya peluang untuk ikut, mulai star melangkah menggalang massa. Adalah dua anggota DPR RI asal Sulsel, yakni; Lutfi A. Mutty dan Akbar Faizal disebut-sebut akan maju menjadi calon gubernur.

Yang jelas-jelas sudah mulai star ialah Akbar Faizal. Politikus dari Partai Nasdem ini, Jum’at malam, 4 November 2015, mengadakan pertemuan dengan mengundang sekitar 50-an orang di rumah keluarga dekatnya; Andi Altin Noor, di Jl. Ratulangi, Komplek PDAM, Makassar, Sulawesi Selatan. Andi Altin, adalah politikus senior Partai Golkar Sulsel, mantan anggota DPRD Makassar dan DPRD Sulsel.

Di halaman rumah Andi Altin yang lumayan luas itu, dijejali puluhan kursi yang sengaja disewa untuk para undangan. Pertemuan ini dimulai sekitar pukul 20.00 wita. Ada spanduk ukuran 2×3 meter terpajang dengan tulisan antara lain; ‘Kegiatan Sosialisasi 4 (empat) Pilar MPR RI Bersama Tokoh Masyarakat Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 2 Akbar Faizal.

Orang-orang yang hadir terlebih dahulu disuguhi makan. Setelah itu, Akbar dipersilakan protokol dipersilakan berbicara di hadapan hadirin. Andi Altin – sebagai shohibul bait – meski sudah berusia di atas 70 tahun, masih cukup kuat berdiri mendampingi Akbar yang berpidato selama satu jam lebih itu.

Akbar Faizal mengawali pidatonya dengan menggambarkan kesibukannya setiap hari sebagai anggota DPR RI, dengan acara yang begitu padat, bukan hanya di gedung dewan tetapi juga di lintas provinsi. “Kemarin saya masih merumuskan rancangan perubahan KUHAP, malam ini saya di Makassar, besok di Samarinda, dan lusanya saya belum tahu di mana,” katanya.

Dalam bicaranya bernada orasi politik, Akbar Faizal yang mengaku sebelum terjun ke dunia politik sempat bekerja sebagai reporter di harian ‘Pedoman Rakyat’ Makassar, antara lain menjelaskan, dia sengaja mengundang keluarga besar dan sahabatnya untuk mengemukakan pemikiran barunya tentang politik ke depan, khususnya mengenai pemilihan pemimpin Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan tahun 2019.

‘Mengapa saya mengemukakan hal ini sekarang, karena menurut saya, dalam pemilihan pemimpin Sulsel nanti, tidak boleh lagi orang yang ujug-ujug maju menjadi calon pemimpin, tanpa diketahui langkah-langkah politis apa yang sudah dia lakukan selama ini untuk rakyat, khususnya Sulawesi Sekatan,” katanya. “Selain itu, malam ini saya ingin mengatakan kepada keluargaku dan sahabatku semua bahwa saya juga akan ikut bertarung pada Pilkada Gubernur Sulawesi Selatan nanti,” kata Akbar memperjelas tujuannya.

Beberapa tokoh masyarakat yang menghadiri acara ini, antara lain; mantan Sekda Kota Makassar Dr. Anis Kama, mantan Sekda dan Wabup Takalar, Said Pammusu, Guru Besar Ilmu Hukum dari Universitas Muslim Indonesia Prof. Dr. A. Muin Fahmal, dan Dr. M. Dachran S. Busthami, SH, MH, politisi senior Partai Golkar Sulsel Ny. A. Bulan Nanda, dan Yahya Mustafa, mantan wartawan harian Pedoman Rakyat, kini dosen Kopertis IX. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *