Akper Bethesda Tomohon Peringati Dies Natalis ke-13

Direktur Akper Bethesda Tomohon,  Dr. Ns. Djoise Kaunang Spd, S.Kep, M.Kes, melepas jalan santai sambut dies natalis kampusnya, 9 April 2015 di Kota Tomohon. (foto:aryanti)
Direktur Akper Bethesda Tomohon, Dr. Ns. Djoise Kaunang Spd, S.Kep, M.Kes, melepas jalan santai sambut dies natalis kampusnya, 9 April 2015 di Kota Tomohon. (foto:aryanti)

Tomohon.RBC. Peringatan dies natalis Akper Bethesda Tomohon ke 13 digelar di kampus Kota Tomohon Sulawesi Utara, 9 April 2015. Ulang tahun kampus pencetak ahli madya perawat itu seharusnya 3 April, acara ditunda karena bertepatan dengan peringatan Paskah 2015. Demikian ditegaskan Direktur Akper Bethesda Dr. Ns. Djoise Kaunang Spd, S.Kep, M.Kes, di kampusnya  Minggu, 7 Juni 2015.

          Dijelaskan Djoise, dies natalis ini diawali dengan kegiatan jalan sehat  diikuti  seluruh civitas akademika kampus. “Rangkaian kegiatan lainnya yakni  lomba ilmiah berupa cerdas cermat KDM untuk memperluas wawasan seputar asuhan keperawatan, promosi kesehatan dengan berbagai tema sudah disiapkan, pidato bahasa Inggris, olahraga berupa basket dan zumba; serta kesenian berupa paduan suara antar kelas dan menyanyi solo atau akper idol. Kegiatan  tersebut diikuti,  dosen,  pegawai, seluruh mahasiswa bahkan alumni, “kata Djoise

  Acara puncak dies natalis tahun 2015, di pimpin  pendeta DR. Hein Arina, turut  dihadiri Ketua dan Sekretaris Yayasan AZR Wenas. Wakil Ketua Bidang Sinode GMIM, mantan direktur Akper Bethesda, pegawai dari RS Bethesda Tomohon, perwakilan dari Bank yang bekerjasama Akper Bethesda, alumni serta seluruh civitas akademika kampus.

  Peringatan tahun 2015  dirangkaikan peresmian ruang makan dan dapur asrama. Acara  dibuka dengan tarian tradisional Minahasa “Maengket” dari mahasiswa Akper Bethesda. Kemudian dilanjutkan  ibadah dies natalis.

       Pengapaian diperoleh kampus  yaitu rencana akreditasi baru, peningkatan status pendidikan,  dosen lanjut jenjang studi lebih tinggi,  peningkatan status dari jenjang D3 Keperawatan,  jadi Sarjana Keperawatan (S1) dan Sarjana Gizi (S1). “Rencana tersebut disambut baik  para tamu dan civitas akademika. Acara ditutup dengan  tarian Katrili dibawakan oleh mahasiswa dan diikuti dance zumba.” kata Djoise. (aryanti/ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *