Alex Komang: Siap Jadikan Film Nasional tak Lagi Benda Mewah

Ketua BPI Terpilih - Alex Komang mendapat jabat selamat dari Armein Firmansyah
Ketua BPI Terpilih – Alex Komang mendapat jabat selamat dari Armein Firmansyah

AKTOR  kawakan Saifin Nuha yang populer dengan nama Alex Komang (52 th), secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Koordinator Badan Perfilman Indonesia (BPI) perdana dalam Musyawarah Besar (Mubes) pembentukan BPI  di Hotel Balairung – Matraman Raya – Jakarta Timur, Sabtu (18/1) dinihari.

Dalam pemilihan langsung diikuti 18 kandidat dari 40 Organisasi Perfilman dimana setiap organisasi peserta memiliki dua suara, Alex yang dicalonkan Rumah Aktor Indonesia (RAI), hanya mendapat dukungan  8 suara sama besar dengan Kemala Atmodjo (Ikatan Alumni Film dan Televisi IKJ). . Disulusl  6  kandidat lain calon pengurus BPI yang memilik suara terbanyak yakni Edwin Nazir, Embi C.Noer,Robby Ertanto Soediskam, Anggi Frisca, Rully Sofyan, Gerson R. Aryawaila.
Namun,  dengan alasan kesehariannya super sibuk dengan pekerjaan –  Aa Gatot Ketua Umum PARFI ini legowo dan mempercayakan Ketua Koordinator BPI perdana periode 2014 – 2017 dipimpin  sang aktor peraiah Piala Citra FFI  1985 lewat film “Doea Tanda Mata” besutan Sutradara almarhum Teguh Karya.

Sembilan Pengurus BPI diketuai Aktor Alex Komang (paling kiri)
Sembilan Pengurus BPI diketuai Aktor Alex Komang (paling kiri)

“Melalui BPI saya siap lebih memajukan Perfilman Indonesia termasuk memajukan industri Perfilman di daerah-daerah. Termasuk menjadikan film nasional  tak lagi merupakan benda mewah yang mewah lantaran keterbatasan akses alias belum tersebar ke seluruh pelosok tanah air akibat belum tersedianya bioskop di desa-desa,” tekad Alex Komang kepada RB.Com selepas terpilih menjadi nakhoda BPI di Jakarta, Sabtu dinihari lalu.

Menurut aktor dan penulis skenario kelahiran Jepara Jawa Tengah,  17 September 1961 ini, ketika  institusi yang  menaungi organisasi dan asosiasi profesi perfilman nasional baik di pusat maupun di daerah masih bernama Dewan Film, sang guru utamanya almarhum Teguh Karya, duduk sebagai salah satu pengurusnya. Begitu pula ketika wadah yang sama berganti nama jadi BP2N, guru lainnya – Slamet Rahardjo – malah jadi ketuanya. “Nah, kini giliran saya dipercaya memegang amanah  Ketua  BPI, siap bekerja keras  untuk  memajukan perfilman Indonesia,” tekad aktor – anggota dan penasehat asosiasi profesi Rumah Aktor Indonesia (RAI) yang baru dibentuk awal Agustus 2013 silam.

Produser  sekaligus sutradara Adi Surya Abdi menilai, terpilihnya Alex Komang menjadi Ketua BPI, sebuah keputusan yang tepat. “Pemilihan lewat voting berjalan demokrasi dan dilakukan para insan perfilman senior dan yang muda peserta Mubes.  Kita harus dukung dia,” ujar Adi yang kini menjadi  Ketua Sinematek Indonesia itu
Direktur Pengembangan Industri Perfilman Kemenparekraf, IR. Armein Firmansyah,MT memberi apresiasi tinggi atas  g pelaksanaan Mubes  tiga hari Pembentukan BPI  yang berjalan lancar dan demokratis. “Selanjutnya,  kami akan memfasilitasi kegiatan BPI demi memajukan perfilman Indonesia agar bisa menjadi  tuan rumah di negeri sendiri dan film kita bisa mendapat tempat terhormat di manca negara. Saya juga akan melaporkan kepada Menteri hasil  positif ini agar kepengurusan BPI segera dikukuhkan,”  tutur Armein didampangi Kasubdit Fasilitasi Industri Perfilman, Kemenparekraf Zulkifli, ST. MM.
Mubes Pembentukan BPI yang berlangsung mulai dari 15-17 Januari 2014, di dua tempat, di hotel Borobudur dan hotel Balairung di Jakarta, selain memilih Ketua BPI priode 2014-2017, juga mengesahkan tiga  agenda penting: Status Hukum BPI, Anggaran Dasar BPI dan Anggaran Rumah Tangga BPI. * (naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *