Anis Baswedan Ajak Mahasiswa Contoh Pemimpin yang Kerja Nyata

Anis Baswedan (ist)
Anis Baswedan (ist)

Rektor Universitas Paramadina Prof Dr Anis Baswedan mengajak mahasiswa melihat dan mencontoh kerja nyata seorang pemimpin.Pemimpin yang kerja serius dan nyata itu ada di Bantaeng, katanya ketika berbicara dalam Seminar Kebangsaan di Balai Kartini Bantaeng, Jum’at (15/11).

Anis Baswedan yang juga peserta Konvensi Partai Demokrat itu mengatakan, Bupati Bantaeng seorang intelektual tapi tidak bekerja di belakang meja.

‘’Dia menjadi bagian gerak nadi pergerakan masyarakat sehingga dia melihat kenyataan,’’ tuturnya pada seminar yang diselenggarakan Mahasiswa KKN Kebangsaan.

Seminar yang dipandu Ketua UPT KKN Unhas Dr Hasrullah tersebut, dihadiri 224 orang mahasiswa utusan 32 perguruan tinggi se Indonesia, para guru, tokoh masyarakat dan pimpinan SKPD.

Rektor Universitas Paramida itu mengakui, sebelumnya tidak memiliki bayangan tentang daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar.

‘’Ini kabupaten saya tidak tau, tapi gema kemajuannya terdengar kemana-mana. Saya ke Takalar dan Jeneponto, tapi orang cerita tentang Bantaeng. Dan ternyata. Saya sendiri sangat senang bisa berkunjung dan melihat langsung kemajuan di daerah ini,’’ tuturnya.

Mahasiswa yang KKN ternyata mendapat kemewahan yang luar biasa. Coba lihat ke belakang sebelum 2008 dan setelah tahun itu. Apakah Bantaeng maju, tanya Anis kepada peserta seminar.

Seluruh peserta menjawab maju. Ia kemudian mengatakan, mahasiswa harus memiliki wawasan dan kompetensi yang baik. Wawasan dan kompetensi itu harus berkelas dunia, namun hati harus tetap pada akar rumput.

Karena itu, lokasi boleh di kampung tapi pemikiran kita standar global, tidak kampungan. Kita harus bisa berfikir seperti orang asing tapi berprilaku lokal. Karena itu, kita harus belajar pada pemimpin yang nyata sudah melakukan perubahan seperti di Bantaeng, tambahnya.

Anis Baswedan kemudian memuji mahasiswa yang ber KKN di daerah berjuluk Butta Toa. ‘’Ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan sepanjang hidup dan tidak banyak mahasiswa yang memiliki pengalaman seperti ini,’’ tuturnya seraya meminta mahasiswa menjadikan pengalaman ini menjadi inspirasi terhadap orang lain.

Mahasiswa harus bisa menjadi generator bangsa, bukan menjadi mahasiswa yang memiliki sikap pesimis. Kita harus percaya diri dan menjadikan republik ini menjadi kuat, tandasnya.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *